Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Ahli Detektor Logam Temukan Harta Karun Abad Pertengahan yang Diduga Milik Bangsawan Belanda

Prisilia Rumengan • Rabu, 8 Januari 2025 | 08:32 WIB
Harta karun abad pertengahan yang ditemukan oleh seorang detektor logam di Belanda ini berisi perhiasan emas
Harta karun abad pertengahan yang ditemukan oleh seorang detektor logam di Belanda ini berisi perhiasan emas

RADARPAPUA – Penemuan Harta Karun Abad Pertengahan di Belanda Mengungkap Jejak Sejarah Friesland Barat.

Seorang ahli detektor logam di Belanda, Lorenzo Ruijter, menemukan harta karun berusia 800 tahun yang terkubur di rawa Friesland Barat.

Penemuan ini termasuk empat liontin telinga emas, dua helai daun emas, dan 39 koin perak. Artefak berharga tersebut ditemukan pada tahun 2021 di kota kecil Hoogwoud, dan para arkeolog kini menetapkan asalnya dari Abad Pertengahan.

Menurut Museum Nasional Barang Antik Belanda, harta karun ini mungkin dimiliki oleh seseorang dari kelas sosial tertinggi, bahkan mungkin seorang bangsawan Belanda.

"Perhiasan emas seperti ini hanya dimiliki oleh orang dengan kekayaan dan kekuasaan besar," kata Ruijter.

Sebagian besar koin perak berasal dari awal abad ke-13, dengan yang terbaru berasal dari tahun 1247-1248, masa konflik antara petani Friesland Barat dan pihak-pihak dari Belanda yang mengklaim tanah tersebut.

Para ahli menduga harta ini dikubur untuk melindunginya selama periode perang karena tidak ada bank pada zaman itu.

Annemarieke Willemsen, kurator koleksi abad pertengahan di Museum Nasional Barang Antik Belanda, menyebut artefak ini "sangat langka".

Ia menambahkan bahwa emas pada masa itu sering didaur ulang, sehingga menemukan benda yang terkubur adalah kejadian luar biasa.

Ruijter menggambarkan momen saat menemukan harta karun itu sebagai "momen yang mengguncang".

"Saya gemetar dengan kegembiraan. Setelah bertahun-tahun mencari, saya tak percaya bisa menemukan sesuatu sepenting ini," katanya.

Hingga kini, para arkeolog masih meneliti ukiran dan asal-usul benda emas tersebut. Jejak sejarah dari Friesland Barat ini membuka wawasan baru tentang kehidupan di Abad Pertengahan.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#bangsawan #artefak #harta karun #Belanda #penemuan #perhiasan emas #abad pertengahan #koin perak #Detektor