RADARPAPUA - Ada seekor ikan dari zaman dinosaurus yang diduga mati karena mencoba menelan makanan yang terlalu besar. Para ilmuwan menemukan ikan ini dengan cangkang hewan laut purba bernama ammonit di dalam tubuhnya. Ammonit adalah sejenis moluska laut yang sudah punah.
Ikan ini kemungkinan tersedak saat mencoba menelan cangkang tersebut, atau cangkang itu melukai perutnya, kata para peneliti di Jerman. Ini adalah pertama kalinya ditemukan fosil ikan dengan ammonit utuh di dalam tubuhnya.
Fosil ini sebenarnya sudah ditemukan sejak tahun 1977 di dekat Stuttgart, Jerman, tetapi baru-baru ini para ilmuwan memeriksa ulang untuk mengetahui bagaimana ikan ini mati.
Samuel Cooper, seorang peneliti dari Museum Sejarah Alam Stuttgart, menjelaskan bahwa ikan tersebut adalah Pachycormus macropterus, ikan mirip tuna yang panjangnya sekitar 90 cm. Biasanya ikan ini memakan makanan lunak seperti cumi-cumi, tapi sepertinya ikan ini mencoba menelan sesuatu yang berbeda: ammonit dengan diameter 10 cm. "Itu seperti kita mencoba menelan piring makan kecil," kata Cooper.
Awalnya, para ilmuwan mengira ammonit dan ikan itu hanya kebetulan terkubur bersama. Tapi setelah diperiksa lebih teliti, mereka menemukan bahwa cangkang ammonit berada di dalam tubuh ikan saat ikan itu mati.
Yang menarik, bagian dari cangkang ammonit itu masih sangat utuh. Biasanya, cangkang ammonit mudah hancur, tapi perut ikan mungkin melindungi cangkang itu sehingga tidak rusak.
Penemuan ini membantu para ilmuwan memahami kehidupan laut sekitar 180 juta tahun yang lalu, saat wilayah Jerman bagian selatan masih berupa laut dangkal yang hangat. "Penemuan ini memberi gambaran menarik tentang apa yang terjadi pada masa itu," kata Cooper. (*)
Editor : Richard Lawongan