Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Mengejutkan: Kuburan Berusia 7.000 Tahun di Oman Ungkap Puluhan Kerangka Purba

Richard Lawongan • Minggu, 12 Januari 2025 | 22:42 WIB

Makam kuno di dekat Nafūn di provinsi Al Wusta, Oman, yang berada di tengah-tengah Oman, telah diperkirakan oleh para arkeolog berusia antara 6.600 dan 7.000 tahun.
Makam kuno di dekat Nafūn di provinsi Al Wusta, Oman, yang berada di tengah-tengah Oman, telah diperkirakan oleh para arkeolog berusia antara 6.600 dan 7.000 tahun.

RADARPAPUA -
Para arkeolog menemukan sisa-sisa kerangka puluhan manusia yang dikubur hingga 7.000 tahun lalu di sebuah kuburan batu di Oman. Kuburan ini berada di dekat Nafun, Provinsi Al Wusta, yang merupakan daerah padang pasir berbatu dekat pantai.

Kuburan ini adalah salah satu bangunan tertua yang pernah ditemukan di Oman. Menurut Alžběta Danielisová, seorang arkeolog dari Republik Ceko, "Tidak ada kuburan dari Zaman Perunggu atau yang lebih tua di wilayah ini. Ini sangat unik."

Kuburan ini pertama kali terlihat 10 tahun lalu melalui foto satelit. Arkeolog memperkirakan kuburan tersebut dibangun antara tahun 5000 SM hingga 4600 SM.

Penggalian terbaru ini merupakan bagian dari penyelidikan arkeologi tahun ketiga di Oman yang dipimpin oleh Institut Arkeologi Akademi Ilmu Pengetahuan Ceko.
Penggalian terbaru ini merupakan bagian dari penyelidikan arkeologi tahun ketiga di Oman yang dipimpin oleh Institut Arkeologi Akademi Ilmu Pengetahuan Ceko.

Bagaimana Bentuk Kuburan Ini?
Dinding kuburan terbuat dari lempengan batu tipis yang disusun rapi, membentuk dua ruangan bundar untuk tempat pemakaman. Di dalamnya, ada beberapa bagian kecil untuk meletakkan jasad. Atap kuburan yang juga dari batu sudah sebagian runtuh, mungkin karena hujan deras tahunan.

Para arkeolog menemukan tumpukan tulang di dalam ruangan. Mereka menduga jasad dibiarkan terurai dulu sebelum dimasukkan ke kuburan. Tengkorak diletakkan di dekat dinding luar, sementara tulang panjang diarahkan ke tengah ruangan.

Tengkorak dan tulang belulang dari lebih dari dua puluh mayat telah ditemukan di makam tersebut; para arkeolog menduga bahwa mayat-mayat tersebut disimpan di sana pada waktu yang berbeda.
Tengkorak dan tulang belulang dari lebih dari dua puluh mayat telah ditemukan di makam tersebut; para arkeolog menduga bahwa mayat-mayat tersebut disimpan di sana pada waktu yang berbeda.

Di dekat kuburan utama, ada kuburan kecil lain yang diduga dibuat sedikit lebih baru. Beberapa orang dari budaya Samad, yang hidup ribuan tahun kemudian, juga dimakamkan di area ini. (*)

Editor : Richard Lawongan
#Monumen batu #Arkeologi Oman #Budaya Samad #bangunan kuno #Neolitik Arab #Kuburan purba #Arkeolog Ceko #Kerangka manusia prasejarah #Penemuan Unik #Sejarah Oman