Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Keajaiban Setan Berduri dari Australia dengan Duri Tajam dan Strategi Bertahan Hidup Unik

Prisilia Rumengan • Selasa, 14 Januari 2025 | 08:46 WIB
Kadal berduri minum dengan cara menyerap air dari pasir basah melalui kulitnya hingga ke mulutnya. (Roberto Dani / 500px via Getty Images)
Kadal berduri minum dengan cara menyerap air dari pasir basah melalui kulitnya hingga ke mulutnya. (Roberto Dani / 500px via Getty Images)

RADARPAPUA – Di tengah hamparan gurun panas dan semak belukar gersang Australia, hidup seekor kadal kecil yang unik dan mempesona bernama setan berduri atau Moloch horridus.

Meski terdengar menyeramkan, kadal ini justru dikenal karena adaptasinya yang luar biasa terhadap lingkungan ekstrem dan cara bertahan hidupnya yang cerdas.

Kadal Bertubuh Duri dengan Kepala Palsu
Setan berduri tumbuh hingga sekitar 20 sentimeter panjangnya dan tubuhnya dipenuhi duri-duri tajam yang menyerupai duri mawar.

Duri ini tidak hanya memberikan perlindungan fisik dari predator, tetapi juga membuat kadal ini sulit digigit dan ditelan.

Salah satu ciri khasnya adalah “kepala palsu” di bagian belakang leher. Ketika merasa terancam, kadal ini akan menyembunyikan kepala aslinya di antara kaki depannya, membiarkan kepala palsunya tetap terlihat. Trik ini melindungi bagian tubuh paling vital dari serangan predator.

Gaya Jalan yang Membingungkan
Selain pertahanan fisik, setan berduri memiliki gaya berjalan lambat dan tersendat-sendat. Gerakan unik ini dianggap dapat membingungkan pemangsa karena tidak memicu respons mengejar yang biasanya terjadi saat mangsa berlari cepat.

Saat menghadapi ancaman langsung, mereka juga dapat menggembungkan tubuh untuk terlihat lebih besar dan mengintimidasi lawan.

Ahli Bertahan Hidup di Gurun
Setan berduri sangat beradaptasi dengan kehidupan di lingkungan yang keras. Pada suhu ekstrem, mereka akan mengubur diri di pasir untuk menghindari panas terik.

Uniknya, saluran kecil di antara sisik mereka memungkinkan kadal ini menarik kelembapan dari pasir basah dan mengarahkannya ke mulut.

Selain itu, setan berduri juga dapat mengubah warna tubuh mereka. Pada pagi hari yang dingin, mereka berwarna cokelat gelap untuk menyerap panas, sedangkan saat suhu meningkat, mereka berubah menjadi kuning terang untuk memantulkan sinar matahari.

Nama Menyeramkan dengan Sejarah Kuno
Nama ilmiah kadal ini, Moloch horridus, terinspirasi dari puisi epik John Milton, Paradise Lost. Nama tersebut mengacu pada dewa Kanaan, Molokh, yang dikenal haus darah.

Namun, di balik namanya yang menyeramkan, setan berduri sebenarnya tidak berbahaya bagi manusia.

Mereka adalah pemangsa semut yang sangat efektif, memakan ribuan serangga setiap hari dengan lidah lengket dan gigi tajam mereka.

Makhluk Kecil yang Luar Biasa
Setan berduri adalah bukti nyata kemampuan alam untuk menciptakan makhluk yang unik dan tangguh.

Dengan tubuh berduri, kemampuan beradaptasi yang hebat, dan strategi bertahan hidup yang cerdas, kadal kecil ini adalah salah satu keajaiban alam Australia yang patut dikagumi.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#kadal #adaptasi #pertahanan #Hewan Unik #Berduri #setan #gurun #Fauna #Australia #hidup #unik