Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Rahasia Batu Kuno di Arab Saudi: Ditemukan Tulisan Sahabat Nabi Berusia Ribuan Tahun Sebelum Masuk Islam!

Richard Lawongan • Selasa, 14 Januari 2025 | 23:38 WIB

Batu besar dengan dua prasasti Paleo-Arab. Prasasti paling atas kemungkinan diukir oleh Ḥanẓalah bin Abī ʿĀmir, seorang sahabat Muhammad.
Batu besar dengan dua prasasti Paleo-Arab. Prasasti paling atas kemungkinan diukir oleh Ḥanẓalah bin Abī ʿĀmir, seorang sahabat Muhammad.

RADARPAPUA -
Di Arab Saudi, ditemukan tulisan kuno di sebuah batu besar dekat masjid yang sudah tidak digunakan. Tulisan itu diperkirakan dibuat oleh Ḥanẓalah bin Abī ʿĀmir, seorang sahabat Nabi Muhammad, sebelum ia memeluk Islam. Penemuan ini diungkap dalam sebuah penelitian baru.

Penelitian ini menunjukkan bahwa banyak tulisan dari masa awal Islam belum diketahui siapa penulisnya. Namun, tulisan di wilayah al-Bahah, Arab Saudi, ini dapat dipastikan dibuat oleh sahabat Nabi. Ḥanẓalah, yang kemudian menjadi gubernur Mekah, diyakini menulis tulisan ini pada awal abad ke-7, sebelum Islam menyebar luas.

Tulisan itu ditemukan di dekat kota Taif pada sebuah batu besar. Isinya adalah doa kepada Tuhan agar bertakwa. Selain nama Ḥanẓalah, ada juga nama ʿAbd al-ʿUzzē, yang berarti "hamba dewi al-Uzza," dewi dari agama pagan di Arab sebelum Islam. Ini menunjukkan bahwa tulisan tersebut dibuat sebelum kedua orang itu memeluk Islam.

Para ahli menganalisis tulisan menggunakan catatan sejarah dan silsilah Arab. Mereka menemukan bahwa nama-nama ini sangat langka dan cocok dengan Ḥanẓalah, anggota suku Aws dari Yathrib (sekarang Madinah), yang dikenal dalam sejarah Islam.

Tulisan ini juga dinilai asli karena pola cuaca dan lapisan pada batu menunjukkan usianya yang sangat tua.

Meski begitu, tidak semua peneliti sepakat bahwa Ḥanẓalah dalam tulisan ini adalah sahabat Nabi yang sama. Beberapa ahli mengatakan perlu bukti lebih lanjut untuk memastikan klaim tersebut.

Penemuan ini memberikan gambaran penting tentang kehidupan sebelum Islam di wilayah Hijaz, tempat Mekah berada. Ini juga membantu para peneliti mempelajari sejarah awal Islam dengan lebih akurat. (*)

Editor : Richard Lawongan
#tulisan kuno #Hijaz #Hanzalah bin Abi Amir #sejarah islam #Penemuan Arkeologi #sahabat nabi #Arab Saudi #batu besar #rahasia #batu kuno