Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Menakjubkan Siput Laut Bercahaya di Kedalaman Samudra Pasifik

Prisilia Rumengan • Kamis, 16 Januari 2025 | 20:32 WIB
Siput laut tampaknya mencari makan dengan menggunakan tudungnya yang besar untuk menangkap mangsa
Siput laut tampaknya mencari makan dengan menggunakan tudungnya yang besar untuk menangkap mangsa

RADARPAPUA – Sebuah penemuan menakjubkan dari kedalaman laut mengungkap keberadaan siput laut bercahaya bernama Bathydevius caudactylus.

Hidup di kedalaman antara 1.000 hingga 4.000 meter, moluska misterius ini memiliki tudung besar menyerupai agar-agar yang digunakan untuk menangkap mangsa.

Bioluminesensinya juga berfungsi untuk mengalihkan perhatian predator.

Para peneliti pertama kali menemukan spesies ini pada Februari 2000 di lepas pantai Teluk Monterey menggunakan kendaraan bawah air kendali jarak jauh (ROV).

Namun, butuh dua dekade penelitian hingga akhirnya spesies ini teridentifikasi dan dideskripsikan secara rinci.

Hasil studi mereka diterbitkan pada 12 November dalam jurnal Deep-Sea Research Part I.

Bathydevius caudactylus sangat berbeda dengan nudibranch lainnya yang hidup di dasar laut dangkal,” kata Bruce Robison, ilmuwan senior Monterey Bay Aquarium Research Institute (MBARI).

Nudibranch ini berenang di zona tengah laut, sebuah habitat yang belum pernah diduduki spesies serupa.

Spesies ini memiliki tubuh tembus pandang dengan organ-organ berwarna yang terlihat jelas, panjang mencapai 14 cm, serta ekor bercabang unik.

Keunikannya bahkan mendorong para ilmuwan menciptakan keluarga baru bernama Bathydevius.

Penelitian menunjukkan bahwa Bathydevius caudactylus menggunakan tudung besarnya untuk menjebak mangsa, mirip dengan cara perangkap lalat Venus.

“Teknik ini digunakan oleh beberapa makhluk laut seperti ubur-ubur besar Deepstaria,” jelas Steven Haddock, ilmuwan MBARI.

Selain menjadi pemangsa yang cerdik, spesies ini juga menunjukkan strategi bertahan hidup yang unik.

Ketika terancam, hewan ini melepaskan bagian tubuhnya yang bercahaya sebagai umpan, mirip dengan cara kadal melepaskan ekornya.

Moluska ini ditemukan di Samudra Pasifik timur laut, dari Oregon hingga California Selatan, tetapi kemungkinan distribusinya lebih luas, mengingat pengamatan serupa di Palung Mariana.

Meski banyak teka-teki telah terpecahkan, para ahli masih penasaran dengan bagaimana hewan ini menangkap mangsanya yang cepat bergerak.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#samudera pasifik #bercahaya #penemuan #Fauna #hewan #menakjubkan #siput laut #hewan laut #penemuan menakjubkan