Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Tokek Ekor Berduri Baru yang Indah dan Langka Memperluas Biodiversitas Australia

Prisilia Rumengan • Kamis, 16 Januari 2025 | 20:57 WIB
Tokek Strophurus spinula yang baru diidentifikasi.
Tokek Strophurus spinula yang baru diidentifikasi.

RADARPAPUA – Para ilmuwan di Australia kembali mengungkap keajaiban alam dengan ditemukannya spesies tokek baru yang menakjubkan bernama Strophurus spinula.

Tokek ini memiliki pola mata psikedelik yang unik dan tubuh belang berwarna putih-abu. Meski ukurannya kecil, sekitar 6,1 cm, tokek ini menjadi sorotan karena keindahan sekaligus kemampuannya berkamuflase dengan lingkungan sekitarnya.

Spesies ini ditemukan di hutan kering di bagian selatan Australia Barat, terutama di habitat pohon mulga (Acacia aneura).

Penemuan ini tidak hanya memperkaya katalog keanekaragaman hayati Australia, tetapi juga membuka pertanyaan baru tentang ekologi spesies ini, mengingat kebiasaannya yang berbeda dibandingkan tokek lainnya.

Menurut penelitian yang diterbitkan di Records of the Western Australian Museum, S. spinula adalah spesies ke-21 dalam genus Strophurus.

Uniknya, spesies ini memiliki duri tubuh yang tidak rata, dengan duri membesar di bagian ekor—ciri yang membedakannya dari tokek lain, seperti S. assimilis atau yang dikenal sebagai tokek ekor berduri Goldfields.

Hasil analisis genetik menunjukkan bahwa S. spinula memiliki kekerabatan lebih dekat dengan tokek berduri timur (S. intermedius), berduri lunak (S. spinigerus), dan berduri exmouth (S. rankini).

Selain itu, tokek ini memiliki kemampuan luar biasa untuk mengeluarkan zat kimia berbau busuk dari kelenjar di ekornya, yang digunakan untuk mengusir burung pemangsa.

Para peneliti kini fokus mempelajari alasan spesies ini lebih menyukai habitat kering dengan dominasi pohon mulga, sambil terus memantau populasi spesies langka ini di alam liar. (Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#spesies #langka #penemuan #Fauna #Australia #hewan #tokek