RADARPAPUA - Dengan memanfaatkan citra satelit canggih, ilmuwan Peter Fretwell dari Survei Antartika Inggris berhasil mengidentifikasi empat koloni baru penguin kaisar di Antartika.
Penemuan ini menambah jumlah total koloni penguin kaisar yang diketahui menjadi 66. Informasi ini dirilis dalam jurnal Antarctic Science pada 20 Januari.
Koloni ini ditemukan melalui analisis data dari satelit Maxar WorldView-2 dan Sentinel-2 milik Badan Antariksa Eropa yang dikumpulkan antara 2018-2022.
Bahkan dari luar angkasa, noda cokelat guano penguin menjadi petunjuk keberadaan mereka. Fretwell menyebutkan bahwa beberapa koloni ini kemungkinan telah ada selama bertahun-tahun, namun baru teridentifikasi sekarang.
“Sangat penting untuk mengetahui lokasi koloni ini agar kita bisa memantau bagaimana mereka beradaptasi dengan perubahan iklim,” jelas Fretwell kepada NBC News.
Salah satu lokasi koloni ditemukan di pantai Marie Byrd Land, sekitar 50 kilometer dari stasiun penelitian Rusia yang kini ditinggalkan.
Lokasi lain berada di sisi utara Lapisan Es Lazarev, tempat koloni besar pernah tercatat tetapi dinyatakan punah pada 2019.
Fretwell menduga pergerakan es atau perubahan kondisi es laut menjadi alasan relokasi koloni tersebut.
Penemuan ini menambah populasi penguin kaisar global sekitar 5.700 pasangan. Namun, ini hanya peningkatan kecil dibandingkan koloni Lazarev yang hilang, yang sebelumnya memiliki 4.500 pasangan.
“Dampaknya pada populasi global tetap minimal,” tulis Fretwell dalam makalahnya.
Sebagai spesies penguin terbesar, penguin kaisar dapat mencapai berat 45 kilogram. Saat ini, hanya ada sekitar 200.000 pasangan di alam liar, dan mereka terancam punah akibat pemanasan global yang mempercepat pencairan es laut tempat mereka berkembang biak.
“Penguin kaisar terus mencari wilayah es laut yang lebih stabil untuk bertahan,” kata Fretwell kepada Associated Press.
Meski demikian, ancaman perubahan iklim tetap menjadi tantangan terbesar bagi kelangsungan hidup mereka.(Sil)
Editor : Prisilia Rumengan