Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Laba-Laba Laut Unik di Laut Ross Antartika dengan Cakar Mirip Sarung Tinju

Prisilia Rumengan • Sabtu, 25 Januari 2025 | 21:53 WIB
Laba-laba laut diidentifikasi sebagai spesies baru berdasarkan cakarnya yang besar dan menonjol
Laba-laba laut diidentifikasi sebagai spesies baru berdasarkan cakarnya yang besar dan menonjol

RADARPAPUA- Ilmuwan telah menemukan spesies baru laba-laba laut, Austropallene halanychi, di Laut Ross, Antartika, pada kedalaman 570 meter. Makhluk ini menambah daftar keanekaragaman hayati luar biasa di dasar Samudra Selatan, yang menjadi habitat spesies unik dan belum banyak dieksplorasi.

Spesies ini memiliki tubuh sepanjang 1 cm dengan kaki yang membentang hingga 3 cm, memberi kesan kurus khas laba-laba laut.

Hal yang menarik perhatian adalah cakar besar mirip "sarung tinju," yang kemungkinan digunakan untuk menangkap makanan lunak seperti anemon dan cacing.

Laba-laba ini juga bernapas melalui kakinya, dan seperti spesies laba-laba laut lainnya, ia menggunakan belalai seperti jerami untuk makan.

Menurut Andrew Mahon, ahli biologi dari Central Michigan University, penemuan ini merupakan hasil penelitian panjang di dasar laut Antartika.

Austropallene halanychi pertama kali ditangkap pada tahun 2013 oleh kapal penelitian AS, Nathaniel B. Palmer.

Setelah melalui analisis mendalam, termasuk studi genetika, Mahon dan rekannya, Jessica Zehnpfennig, akhirnya mengidentifikasi makhluk ini sebagai spesies baru pada tahun 2023.

Namun, para ilmuwan menghadapi tantangan besar. Perubahan iklim yang memanaskan air laut dapat mengancam kelangsungan hidup spesies unik di ekosistem Antartika yang terisolasi ini.

Mahon menekankan pentingnya penelitian dasar laut Antartika untuk mendeskripsikan dan melindungi keanekaragaman hayati sebelum terlambat.

Eksplorasi ini melibatkan penggunaan jaring besar untuk menangkap berbagai organisme dari dasar laut.

Semua spesimen yang ditemukan diawetkan untuk analisis lebih lanjut di laboratorium. Meski proses ini memakan waktu lama, setiap penemuan baru memperkaya pemahaman manusia tentang dunia bawah laut.

Dasar laut Antartika menyimpan potensi besar untuk penemuan spesies unik lainnya, menjadikannya salah satu wilayah penelitian ilmiah paling menarik dan mendesak di dunia. (Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#laba laba #penemuan #laut #hewan #unik #antartika