RADARPAPUA - Para ilmuwan menemukan fosil makhluk mirip salamander yang sudah berusia 240 juta tahun. Fosil ini ditemukan bertahun-tahun lalu di batu yang digunakan untuk pembatas taman di Australia. Makhluk ini, yang dinamakan Arenaerpeton supinatus, diperkirakan memiliki panjang sekitar 1,2 meter dan hidup di sungai yang sekarang menjadi wilayah Sydney, pada zaman Trias, sekitar 251 hingga 201 juta tahun yang lalu.
Penulis utama penelitian, Lachlan Hart, mengatakan bahwa fosil ini sangat unik. Makhluk ini adalah bagian dari kelompok hewan yang sudah punah, bernama temnospondyls, yang hidup sebelum dan saat dinosaurus ada. Fosil tersebut sangat terawetkan dengan baik, bahkan jejak kulitnya juga terlihat.
Fosil ini ditemukan oleh seorang pensiunan peternak ayam 30 tahun lalu di batu yang diambil dari tambang untuk dibangun pembatas taman. Pensiunan itu kemudian menyumbangkan fosil tersebut ke Museum Australia.
Baca Juga: Penemuan Aneh di Alaska: Larva Lalat yang Berbaris Seperti Ular untuk Menakuti Predator
Makhluk yang ditemukan mirip dengan salamander raksasa Cina yang masih ada hingga sekarang. Meskipun lebih besar dari spesies sejenisnya, temnospondyls menjadi lebih besar setelah A. supinatus punah. Beberapa temnospondyls terakhir di Australia tumbuh hingga 6 meter panjangnya.
Fosil menunjukkan bahwa makhluk ini lebih besar dan lebih kekar daripada keturunannya yang ada sekarang. Makhluk ini juga memiliki gigi yang sangat tajam, termasuk sepasang gigi taring di atap mulutnya. Gigi ini mungkin digunakan untuk menusuk dan menghancurkan mangsanya, yang kemungkinan termasuk ikan purba. (*)
Editor : Richard Lawongan