Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Fosil Makhluk Mirip Salamander Berusia 240 Juta Tahun Ditemukan di Batu Pembatas Taman

Richard Lawongan • Senin, 27 Januari 2025 | 23:35 WIB

Spesies yang baru dideskripsikan, Arenaerpeton supinatus, tampak seperti salamander raksasa Cina (Andrias davidianus).
Spesies yang baru dideskripsikan, Arenaerpeton supinatus, tampak seperti salamander raksasa Cina (Andrias davidianus).

RADARPAPUA -
Para ilmuwan menemukan fosil makhluk mirip salamander yang sudah berusia 240 juta tahun. Fosil ini ditemukan bertahun-tahun lalu di batu yang digunakan untuk pembatas taman di Australia. Makhluk ini, yang dinamakan Arenaerpeton supinatus, diperkirakan memiliki panjang sekitar 1,2 meter dan hidup di sungai yang sekarang menjadi wilayah Sydney, pada zaman Trias, sekitar 251 hingga 201 juta tahun yang lalu.

Penulis utama penelitian, Lachlan Hart, mengatakan bahwa fosil ini sangat unik. Makhluk ini adalah bagian dari kelompok hewan yang sudah punah, bernama temnospondyls, yang hidup sebelum dan saat dinosaurus ada. Fosil tersebut sangat terawetkan dengan baik, bahkan jejak kulitnya juga terlihat.

Fosil ini ditemukan oleh seorang pensiunan peternak ayam 30 tahun lalu di batu yang diambil dari tambang untuk dibangun pembatas taman. Pensiunan itu kemudian menyumbangkan fosil tersebut ke Museum Australia.

Baca Juga: Penemuan Aneh di Alaska: Larva Lalat yang Berbaris Seperti Ular untuk Menakuti Predator

Batu itu mempertahankan seluruh kerangka dan bahkan garis-garis kulit makhluk itu.
Batu itu mempertahankan seluruh kerangka dan bahkan garis-garis kulit makhluk itu.

Makhluk yang ditemukan mirip dengan salamander raksasa Cina yang masih ada hingga sekarang. Meskipun lebih besar dari spesies sejenisnya, temnospondyls menjadi lebih besar setelah A. supinatus punah. Beberapa temnospondyls terakhir di Australia tumbuh hingga 6 meter panjangnya.

Fosil menunjukkan bahwa makhluk ini lebih besar dan lebih kekar daripada keturunannya yang ada sekarang. Makhluk ini juga memiliki gigi yang sangat tajam, termasuk sepasang gigi taring di atap mulutnya. Gigi ini mungkin digunakan untuk menusuk dan menghancurkan mangsanya, yang kemungkinan termasuk ikan purba. (*)

Editor : Richard Lawongan
#makhluk #Trias #salamander #fosil #penemuan #raksasa #arkeologi #Arenaerpeton supinatus #Gigi tajam #ikan purba