Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Mengejutkan: Tukang Anggur Temukan Ratusan Tulang Mammoth di Bawah Gudang Anggurnya

Richard Lawongan • Selasa, 28 Januari 2025 | 22:43 WIB

Arkeolog Hannah Parow-Souchon (kanan) menjelaskan penemuan tulang mammoth kepada Anggota Dewan Sonja Fragner (tengah) dan pemilik gudang anggur Andreas Pernerstorfer (kiri).
Arkeolog Hannah Parow-Souchon (kanan) menjelaskan penemuan tulang mammoth kepada Anggota Dewan Sonja Fragner (tengah) dan pemilik gudang anggur Andreas Pernerstorfer (kiri).

RADARPAPUA -
Seorang pembuat anggur di Austria, Andreas Pernerstorfer, menemukan ratusan tulang mammoth di bawah gudang anggurnya saat sedang merenovasi pada bulan Maret lalu.

Awalnya, Andreas mengira tulang itu hanyalah kayu yang ditinggalkan kakeknya. Namun setelah menggali lebih dalam, ia teringat cerita sang kakek yang pernah menemukan gigi mammoth di masa lalu. "Saat itu, saya langsung berpikir ini pasti tulang mammoth," ujar Andreas.

Para peneliti menemukan sekitar 300 tulang dari tiga ekor mammoth di lokasi tersebut. Ternyata, 150 tahun lalu, penemuan serupa juga pernah terjadi di gudang tetangga. Menurut Institut Arkeologi Austria, kedua gudang ini mungkin berada di situs kuno yang sama.

Baca Juga: Fosil Makhluk Mirip Salamander Berusia 240 Juta Tahun Ditemukan di Batu Pembatas Taman

Arkeolog Hannah Parow-Souchon (kanan) menjelaskan penemuan tulang mammoth kepada Anggota Dewan Sonja Fragner (tengah) dan pemilik gudang anggur Andreas Pernerstorfer (kiri).
Arkeolog Hannah Parow-Souchon (kanan) menjelaskan penemuan tulang mammoth kepada Anggota Dewan Sonja Fragner (tengah) dan pemilik gudang anggur Andreas Pernerstorfer (kiri).

Penemuan ini disebut sebagai "sensasi arkeologi" karena lapisan tulang mammoth yang begitu padat sangat jarang ditemukan. "Ini pertama kalinya kami bisa meneliti sesuatu seperti ini di Austria dengan metode modern," kata arkeolog Hannah Parow-Souchon.

Tulang-tulang tersebut diperkirakan berusia antara 30.000 hingga 40.000 tahun. Selain itu, ditemukan juga artefak batu dan arang di dalam gudang.

Namun, masih ada misteri yang belum terpecahkan, seperti bagaimana tulang-tulang ini bisa berada begitu dekat satu sama lain. Salah satu teori adalah manusia zaman dulu memburu mammoth tersebut. Para pemburu mungkin menjebak mammoth dengan cara menggiring mereka ke lokasi tertentu dan menangkapnya di sana.

Penemuan ini menjadi langkah penting untuk memahami cara hidup manusia purba dan bagaimana mereka berburu hewan besar seperti mammoth. (*)

Editor : Richard Lawongan
#Mammoth #temuan #Pemburu mammoth #Tukang Anggur #Gudang Anggur #Situs Kuno #Penemuan Arkeologi #Austria #Tulang Mammoth