Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Rahasia Kerangka Misterius di Belgia: Gabungan Tulang 5 Orang dari 2.500 Tahun!

Richard Lawongan • Selasa, 28 Januari 2025 | 22:56 WIB

Tengkorak dari gabungan tulang 5 orang.
Tengkorak dari gabungan tulang 5 orang.

RADARPAPUA -
Arkeolog di Belgia menemukan kerangka yang mengejutkan. Awalnya, mereka mengira itu dari zaman Romawi. Namun, ternyata beberapa tulangnya berasal dari 2.500 tahun sebelumnya. Setelah diteliti lebih lanjut, kerangka itu ternyata terbuat dari tulang milik lima orang berbeda yang hidup di zaman yang berjauhan, hingga 3.000 tahun!

Penemuan ini terjadi di kota Pommerœul, dekat perbatasan Belgia dan Prancis. Pada 1970-an, penggalian di pemakaman Romawi menemukan 76 kuburan kremasi dan satu kerangka yang dikubur dalam posisi meringkuk. Karena ada pin tulang bergaya Romawi di dekat tengkoraknya, para ahli mengira kerangka ini berasal dari zaman Romawi.

Namun, pada 2019, analisis radiokarbon menunjukkan bahwa kerangka itu sangat unik. Tulangnya berasal dari tiga masa berbeda di zaman Neolitikum (7.000–3.000 SM). Sementara itu, tengkoraknya adalah milik seorang wanita dari zaman Romawi, sekitar abad ke-3 atau ke-4 Masehi.

Baca Juga: Penemuan Mengejutkan: Tukang Anggur Temukan Ratusan Tulang Mammoth di Bawah Gudang Anggurnya

Sebuah kuburan Neolitikum di Pommerœul, Belgia, yang berisi tulang belulang setidaknya lima orang. Warna menunjukkan tulang-tulang yang diuji untuk analisis DNA.
Sebuah kuburan Neolitikum di Pommerœul, Belgia, yang berisi tulang belulang setidaknya lima orang. Warna menunjukkan tulang-tulang yang diuji untuk analisis DNA.

Mengapa Kerangka Ini Dibuat?
Para peneliti punya beberapa teori. Mungkin saja orang Romawi menemukan kuburan kuno dari zaman Neolitikum yang tidak biasa. Lalu, mereka menambahkan tengkorak dan pin tulang agar terlihat "lengkap" sebelum menutup kuburan itu kembali. Atau, mungkin orang Romawi sengaja menggabungkan tulang-tulang itu menjadi kerangka "baru."

Barbara Veselka, seorang arkeolog, mengatakan bahwa penggabungan tulang ini jelas dilakukan dengan sengaja. Para peneliti menduga alasan di baliknya mungkin karena kepercayaan atau tradisi tertentu.

"Rivers atau sungai sering dianggap penting secara spiritual oleh masyarakat zaman dulu," tambah Veselka. Pommerœul terletak di dekat sungai, yang mungkin dianggap sebagai tempat yang istimewa oleh orang Neolitikum maupun Romawi.

Meski misteri ini belum sepenuhnya terpecahkan, penelitian ini memberikan gambaran menarik tentang hubungan masyarakat kuno dengan masa lalu dan lingkungannya. (*)

Editor : Richard Lawongan
#Kerangka Misterius #Ritual Pemakaman #tulang #Penemuan Arkeologi #Penggalian Arkeologi #Belgia #Kuburan Romawi #Tulang Ribuan Tahun #zaman neolitikum