Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Tulang Ramalan: Tulang dan Cangkang Kura-kura Berusia 3.250 Tahun dari China Digunakan untuk Meramal Masa Depan

Richard Lawongan • Selasa, 28 Januari 2025 | 23:14 WIB

Cangkang kura-kura yang diukir dengan aksara Tionghoa dari Tiongkok kuno.
Cangkang kura-kura yang diukir dengan aksara Tionghoa dari Tiongkok kuno.

RADARPAPUA -
Tulang ramalan tidak hanya satu, melainkan ada sekitar 13.000 tulang yang ditemukan. Tulang-tulang ini memberi petunjuk tentang bagaimana tulisan pertama kali berkembang di China kuno.

Tulang-tulang ini berasal dari akhir Dinasti Shang (sekitar 1250 SM hingga 1050 SM), yang merupakan dinasti China pertama yang ada bukti arkeologinya. Dinasti Shang menguasai sebagian besar China utara sekitar tahun 1600 SM.

Tulang-tulang ramalan ini biasanya ditemukan oleh petani di bekas wilayah Dinasti Shang, terutama di ibu kota lama Dinasti Shang, Anyang, di provinsi Henan, China.

Baca Juga: Penemuan Mengejutkan: Dinosaurus Awal Tak Punya Kantong Udara, Tapi Pterosaurus dan Dinosaurus Lain Punya ‘Rahasia Udara’ di Tulang!

Pada abad ke-19, penduduk desa di dekat Anyang menemukan tulang-tulang ini dan mengira mereka adalah "tulang naga". Banyak dari tulang ini dihancurkan untuk dijadikan obat tradisional, hingga akhirnya dihargai oleh pedagang barang antik.

Tulang ramalan biasanya dibuat dari cangkang kura-kura, seperti yang terlihat pada foto ini, atau tulang belikat sapi. Para ahli percaya bahwa seorang peramal akan mengukir pertanyaan di tulang tersebut dengan alat tajam, lalu memanaskannya hingga retak. Mereka kemudian mencoba menafsirkan retakan-retakan itu.

Tulang-tulang ini digunakan berulang kali hingga tidak ada lagi ruang untuk menulis, sehingga lebih dari 100.000 tulisan ditemukan.

Baca Juga: Rahasia Kerangka Misterius di Belgia: Gabungan Tulang 5 Orang dari 2.500 Tahun!

Tulang ramalan yang ada sekarang merupakan bentuk tulisan China tertua yang masih ada. Sekitar 5.000 karakter dalam "tulisan tulang ramalan" masih digunakan dalam bahasa China modern (meskipun ada beberapa karakter yang belum dipahami sepenuhnya). Tulisan-tulisan ini juga digunakan untuk ramalan bagi keluarga kerajaan Dinasti Shang, dan para ahli menggunakannya untuk mempelajari silsilah keluarga kerajaan Shang.

Beberapa tulang ramalan yang lebih tua dari Dinasti Shang juga ditemukan, dan pada tahun 2003, beberapa arkeolog mengatakan mereka menemukan "tulang ramalan Neolitik" yang berusia hingga 8.600 tahun.

Beberapa laporan awal mengatakan karakter-karakter pada tulang-tulang ini mirip dengan karakter dari Dinasti Shang. Namun, beberapa ahli meragukan klaim ini, karena mereka merasa tidak mungkin karakter Dinasti Shang digunakan lebih dari 5.000 tahun sebelumnya. (*)

Editor : Richard Lawongan
#Tulang ramalan #tulang #Ramalan #cangkang kura kura #meramal masa depan #China kuno #arkeologi #China #Dinasti Shang #Tulang sapi