Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Gambar Satelit Perang Dingin Temukan Hampir 400 Benteng Romawi di Timur Tengah

Richard Lawongan • Jumat, 31 Januari 2025 | 23:31 WIB

Empat benteng Romawi yang ditangkap dalam foto satelit oleh proyek Corona milik militer AS, yang berlangsung dari tahun 1960 hingga 1972.
Empat benteng Romawi yang ditangkap dalam foto satelit oleh proyek Corona milik militer AS, yang berlangsung dari tahun 1960 hingga 1972.

RADARPAPUA -
Gambar satelit lama dari zaman Perang Dingin mengungkap hampir 400 benteng Romawi yang sebelumnya tidak diketahui di Irak dan Suriah. Penemuan ini menunjukkan bahwa perbatasan timur Kekaisaran Romawi mungkin tidak sekeras yang diperkirakan sebelumnya.

Dulu, para peneliti sudah tahu ada benteng Romawi di sepanjang perbatasan dari Sungai Tigris (Irak) hingga Sungai Efrat (Suriah). Benteng-benteng ini awalnya diduga membentuk garis pertahanan dari utara ke selatan untuk melindungi Romawi dari serangan Kekaisaran Persia.

Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa benteng-benteng ini tersebar dari timur ke barat, bukan hanya di sepanjang perbatasan. Ini berarti benteng tersebut mungkin lebih berfungsi untuk mendukung perdagangan dan perjalanan, bukan untuk peperangan.

Seorang arkeolog Prancis bernama Antoine Poidebard, pada tahun 1930-an, pernah mengira bahwa benteng ini dibuat sebagai tembok pertahanan. Ia menemukan 116 benteng saat mengambil foto udara menggunakan pesawat di tahun 1920-an dan 1930-an. Namun, hasil penelitian terbaru membantah teori ini.

Dengan melihat gambar satelit dari tahun 1960-an dan 1970-an, para ilmuwan menemukan ada 396 benteng lain yang sebelumnya tidak diketahui. Benteng-benteng ini tersebar luas, bukan hanya di garis perbatasan, melainkan juga di tengah wilayah yang menghubungkan Romawi dan Persia. Ini menimbulkan pertanyaan baru: Apakah ini perbatasan yang kaku seperti tembok, atau justru jalur perdagangan yang terbuka?

Penelitian ini menunjukkan bahwa gambar satelit lama sangat berguna bagi arkeologi. Sebab, banyak benteng yang kini sudah hancur karena pembangunan kota dan pertanian. Para ilmuwan berharap lebih banyak penemuan akan muncul dari foto-foto udara lainnya yang belum dibuka untuk umum. (*)

Editor : Richard Lawongan
#Penemuan Sejarah #Kekaisaran Persia #temuan #timur tengah #penemuan #Perdagangan Romawi #arkeologi #benteng Romawi #gambar satelit #perang dingin