RADARPAPUA - Seorang pencari benda menggunakan detektor logam di Jerman menemukan sebuah gembok mini emas yang berusia 1.600 tahun. Gembok kecil ini sangat unik dan berbeda dengan yang lainnya.
Pemeriksaan menggunakan CT scan menunjukkan cara kerja gembok ini, yang memperlihatkan betapa canggihnya kerajinan tangan Romawi dan memberikan petunjuk tentang perdagangan antara Jerman utara dan Roma pada abad ke-3.
Gembok ini memiliki ukuran sangat kecil, hanya sekitar 1,2 cm, dan ditemukan di sebuah ladang di wilayah Westphalia, Jerman pada tahun 2023. Pencari benda, Constantin Fried, mengatakan ia hampir tidak percaya saat menemukan gembok ini karena biasanya gembok Romawi jauh lebih besar dan terbuat dari besi atau perunggu.
Para ahli segera mengetahui bahwa gembok ini adalah versi mini dari gembok Romawi yang biasa digunakan untuk mengunci peti kayu, mirip dengan kotak perhiasan zaman sekarang. Saat ini, yang tersisa hanya silinder gembok ini, namun pada zaman dulu, gembok ini juga memiliki rantai dan kunci.
Para ahli menggunakan teknologi CT 3D untuk memeriksa bagian dalam gembok ini. Mereka menemukan bahwa gembok ini memiliki pegas, rel panduan, baut, pelat dasar, dan pin di dalamnya.
Meskipun ada beberapa kerusakan pada gembok ini, para ahli berhasil membuat replika besar dari gembok ini menggunakan bahan baja dan kuningan.
Penemuan ini menunjukkan betapa mahirnya para pandai besi Romawi dalam membuat barang-barang logam. Hal ini juga memberikan petunjuk baru tentang hubungan antara orang-orang di Westphalia dengan Roma pada masa Kekaisaran Romawi. Namun, masih belum jelas mengapa gembok kecil dan unik ini dibuat.
Apakah ini hanya satu-satunya, atau ada gembok mini serupa yang belum ditemukan? Pertanyaan-pertanyaan ini akan terus diteliti oleh para ahli. (*)
Editor : Richard Lawongan