Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Bintang Misterius yang Bisa Muncul Lagi di 2024 Ditemukan dalam Catatan Lama Tahun 1217

Richard Lawongan • Minggu, 2 Februari 2025 | 23:09 WIB

Catatan tahun 1217 tentang cahaya misterius di konstelasi Corona Borealis mungkin menggambarkan nova yang berulang.
Catatan tahun 1217 tentang cahaya misterius di konstelasi Corona Borealis mungkin menggambarkan nova yang berulang.

RADARPAPUA -
Pada tahun 1217, seorang biarawan di Jerman melihat sesuatu yang aneh di langit malam. Ada sebuah bintang yang biasanya redup, tiba-tiba bersinar terang selama beberapa hari. Pemimpin biara Ursberg saat itu, Abbott Burchard, menulis kejadian ini dalam catatan tahunan mereka. Ia menyebut bintang itu sebagai "tanda luar biasa" yang bersinar sangat terang di rasi bintang Corona Borealis.

Para ilmuwan sekarang berpikir bahwa yang dilihat Burchard adalah "nova berulang," yaitu bintang mati yang menarik materi dari bintang lain, sehingga cahayanya meledak secara berkala. Mereka menduga bahwa bintang yang dimaksud adalah T CrB, yang bersinar terang setiap 80 tahun sekali selama sekitar satu minggu. Ilmuwan hanya pernah mencatat ledakan ini dua kali, yaitu pada tahun 1866 dan 1946. Dan kabarnya, ledakan berikutnya akan terjadi pada tahun 2024!

Seorang astronom bernama Bradley E. Schaefer dari Universitas Louisiana menemukan bahwa catatan Burchard dan catatan lain dari tahun 1787 mungkin merupakan bukti awal dari nova ini.

Apakah Itu Benar T CrB?

Para ilmuwan memastikan bahwa yang dilihat Burchard bukanlah supernova (ledakan bintang besar), karena jika itu supernova, pasti ada sisa-sisa yang masih bisa terlihat di langit sampai sekarang. Mereka juga menyingkirkan kemungkinan itu adalah planet, karena tidak ada planet yang melintas di daerah langit tersebut.

Ada kemungkinan bahwa itu adalah komet, karena pada tahun 1217 memang ada laporan tentang komet yang muncul di Yunani. Namun, biarawan di zaman itu biasanya mengenali komet dan menganggapnya sebagai tanda buruk. Tapi Burchard justru menyebut bintang itu sebagai "tanda luar biasa," tanpa menyebut ekor komet, sehingga kemungkinan besar itu bukan komet.

Catatan dari tahun 1787 oleh seorang astronom Inggris, Francis Wollaston, juga menggambarkan bintang dengan perilaku yang mirip dengan nova. Lokasi bintang yang ia catat hampir sama dengan posisi T CrB.

Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?

Para ilmuwan sudah siap menyambut ledakan cahaya dari T CrB yang diprediksi terjadi pada akhir tahun 2024. Ketika itu terjadi, para astronom modern akan mencatatnya dan menambahkannya ke dalam daftar panjang catatan sebelumnya. Sementara itu, para peneliti masih akan mencari dokumen-dokumen lama lainnya untuk memahami lebih dalam tentang sejarah T CrB. Dengan begitu, mereka bisa membuat prediksi yang lebih akurat tentang kapan bintang ini akan bersinar lagi di masa depan. (*)

Editor : Richard Lawongan
#Catatan Lama Tahun 1217 #Muncul Lagi di 2024 #penemuan #Rasi Bintang #Bintang Misterius