Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Jejak Terakhir Raja Harold: Misteri Kediaman yang Hilang Terungkap

Richard Lawongan • Senin, 3 Februari 2025 | 12:46 WIB

 

Gambar Ilustrasi
Gambar Ilustrasi


RADARPAPUA - Sebuah rumah di desa Bosham, West Sussex, Inggris, diduga kuat sebagai lokasi kediaman terakhir Raja Harold Godwinson, raja terakhir Anglo-Saxon sebelum kekalahannya di Pertempuran Hastings tahun 1066. Penemuan ini didasarkan pada hasil penelitian arkeolog dari Newcastle University dan University of Exeter, yang merekonstruksi sejarah lokasi melalui survei geofisika dan analisis catatan kuno.

Bosham sendiri muncul dua kali dalam Bayeux Tapestry, sebuah karya bordir terkenal yang menggambarkan Penaklukan Norman atas Inggris. Dalam tapestry tersebut, Harold terlihat berpesta di aula megah sebelum berlayar ke Prancis dan kembali ke Bosham. Meski keberadaan kediaman ini sebelumnya hanya berupa spekulasi, temuan terbaru menunjukkan bahwa rumah modern di lokasi tersebut kemungkinan berdiri di atas sisa kompleks kekuasaan Harold.

Para arkeolog menemukan bukti dua bangunan abad pertengahan yang tersembunyi di bawah rumah dan taman saat ini. Petunjuk terpenting berasal dari penggalian tahun 2006 yang mengungkap adanya latrine (toilet) dalam bangunan kayu besar. Di Inggris abad ke-10, hanya kediaman kaum elit yang memiliki fasilitas semacam ini, mengindikasikan bahwa bangunan tersebut adalah bagian dari kompleks Harold.

Dr. Duncan Wright dari Newcastle University menyatakan bahwa semua bukti menunjukkan tempat ini sebagai pusat kekuasaan Harold yang ditampilkan dalam Bayeux Tapestry. Profesor Oliver Creighton dari University of Exeter menambahkan bahwa penemuan ini sangat signifikan, mengingat jejak fisik aristokrasi Anglo-Saxon jarang ditemukan setelah penaklukan Norman.

Penelitian ini merupakan bagian dari proyek Where Power Lies, yang bertujuan mengungkap sejarah awal pusat aristokrasi di seluruh Inggris. Dengan bukti baru ini, misteri kediaman terakhir Raja Harold akhirnya menemukan titik terang dalam sejarah Inggris.(aj)

Editor : Richard Lawongan
#Bayeux Tapestry #Inggris #arkeologi #sejarah #Anglo Saxon