Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Kunci Emas Romawi Miniatur di Jerman Membuka Pintu Menuju Kehidupan Sehari-hari Bangsa Romawi

Via Ponamon • Senin, 3 Februari 2025 | 14:23 WIB

Ilustrasi kunci emas (freepik.com)
Ilustrasi kunci emas (freepik.com)

RADARPAPUA – Sebuah penemuan arkeologi yang luar biasa terjadi di Petershagen-Frille, Jerman.

Seorang detektor logam amatir bernama Constantin Fried menemukan kunci emas miniatur yang berasal dari era Romawi, dengan ukuran yang lebih kecil dari koin satu euro.

Penemuan langka ini memberikan wawasan baru tentang kehidupan sehari-hari bangsa Romawi dan keterampilan luar biasa para pengrajinnya.

Kunci emas tersebut berukuran hanya 1,1 cm x 1,2 cm dan dibuat dengan teknik tinggi. Terdiri dari dua lembar logam silindris yang disatukan dengan dua ujung melingkar dan diamankan menggunakan tiga paku keling, kunci ini dihiasi dengan ukiran rumit yang menunjukkan keahlian luar biasa dari peradaban Romawi.

Menurut Fried, menemukan kunci ini adalah kejutan besar karena kunci Romawi pada umumnya terbuat dari besi atau perunggu dan berukuran jauh lebih besar.

Direktur Asosiasi Regional Westphalia-Lippe (LWL), Georg Lunemann, menyebut temuan ini sebagai sesuatu yang sangat berharga, baik dari segi sejarah maupun keunikan desainnya.

Dr. Barbara Rüschoff-Parzinger, direktur budaya LWL, menjelaskan bahwa kunci ini kemungkinan digunakan untuk mengamankan peti kecil atau barang berharga lainnya, mirip dengan kotak perhiasan di masa kini.

Dari bentuk dan gaya dekorasinya, para ahli memperkirakan kunci ini berasal dari abad ke-3 atau ke-4 Masehi dan mungkin dibuat di provinsi Romawi.

Asal-usul pasti dari kunci ini masih menjadi misteri, tetapi ada beberapa teori yang berkembang.

Salah satunya adalah kemungkinan bahwa kunci ini merupakan barang dagangan, hasil jarahan, atau bahkan suvenir yang dibawa pulang oleh seorang prajurit yang pernah bertugas di tentara Romawi.

Prof. Dr. Michael Rind, Direktur Arkeologi LWL, berspekulasi bahwa seorang anggota elit lokal mungkin membawa kunci emas ini pulang sebagai kenang-kenangan atau hadiah setelah kembali dari dinas militer di wilayah kekaisaran Romawi.

Penemuan ini tidak hanya memperkaya koleksi artefak Romawi yang ditemukan di Jerman, tetapi juga memberikan gambaran lebih jelas tentang kehidupan sehari-hari dan keahlian teknis orang Romawi.

Fakta bahwa ini adalah satu-satunya kunci emas miniatur yang ditemukan di Eropa menjadikannya sangat istimewa, sekaligus menandai lokasi penemuan sebagai salah satu tempat dengan pengaruh budaya Romawi yang kuat.

Para peneliti akan terus menyelidiki temuan ini untuk memahami lebih dalam mengenai fungsinya serta bagaimana benda seperti ini dapat memberikan wawasan tentang kehidupan dan budaya Romawi di masa lalu.

Dengan setiap penemuan baru, sejarah semakin terbuka, menghubungkan masa lalu dengan dunia modern yang terus berkembang.(RP)

 

Sumber : ancientpages.com

Editor : Via Ponamon
#Penemuan arkeologi Jerman #Kunci emas Romawi