RADARPAPUA - Istilah "pancake" pertama kali muncul pada abad ke-15 dan menjadi istilah standar di Amerika pada abad ke-19. Namun, sejarah pancake sendiri ternyata jauh lebih tua dari itu.
Bukti sejarah menunjukkan bahwa pancake telah dikonsumsi sejak ribuan tahun lalu. Penemuan jasad Ötzi, seorang pria Zaman Batu yang ditemukan di Pegunungan Alpen pada tahun 1991, mengungkap bahwa ia pernah menyantap sejenis pancake sederhana lebih dari 5.300 tahun yang lalu. Hal ini membuktikan bahwa makanan ini telah menjadi bagian dari kehidupan manusia sejak lama.
Para ilmuwan memperkirakan pancake telah ada sejak 30.000 tahun lalu, di era Zaman Batu. Penelitian terhadap butiran pati pada alat penggiling menunjukkan bahwa manusia prasejarah menggunakan tumbuhan seperti cattail dan pakis untuk membuat tepung. Tepung ini kemungkinan besar dicampur dengan air dan dipanggang di atas batu panas, yang mungkin telah diberi pelumas untuk membantu proses memasak.
Tentu saja, masyarakat Zaman Batu tidak menyebut makanan ini sebagai "pancake". Hasil akhirnya lebih mirip hardtack dibandingkan crepe atau hotcake yang kita kenal saat ini. Namun, konsepnya tetap sama: adonan yang dimasak menjadi kue pipih.
Menurut para ahli sejarah, "biji-bijian atau umbi-umbian primitif apa pun, yang dikeringkan, ditumbuk, dan dibasahi, dapat menjadi sumber pancake pertama. Dengan domestikasi gandum di Bulan Sabit Subur, jagung di Amerika, dan beras di Asia, belum lagi berbagai makanan pokok bertepung lainnya yang dibudidayakan di seluruh dunia, pancake dapat ditemukan dalam berbagai bentuk."
Popularitas pancake bertahan karena berbagai kelebihannya. Selain mudah dibuat, pancake bisa disajikan dengan berbagai topping dan menjadi makanan praktis untuk dibawa ke mana saja.
Pada masa lalu, pancake juga sering dijual di jalan-jalan desa dan kota kuno. Resepnya fleksibel, memungkinkan berbagai bahan tambahan seperti blueberry, bawang, udang kering, atau daging babi untuk dijadikan isiannya.
Harga yang terjangkau dan kandungan gizinya menjadikan pancake sebagai makanan pokok para pekerja kasar dan masyarakat umum. Dari rumah sederhana hingga istana mewah, pancake telah dinikmati oleh berbagai kalangan.
Asal-usul pancake pertama masih belum diketahui dengan pasti, tetapi teks-teks sejarah mencatat adanya makanan serupa seperti 'libum' dalam ritual pengorbanan Romawi.
"Bahkan orang Ibrani kuno menyajikan kepada Tuhan sejenis pancake. Dalam Tawarikh 23:29 orang Lewi diberi tanggung jawab atas persembahan roti, kue kering goreng, dan "apa yang dipanggang dalam wajan".
Dalam budaya Yunani kuno, terdapat kue pipih bernama 'plakous', yang berarti pipih. Kemudian, dalam bahasa Latin dikenal sebagai 'plasenta', yang mungkin merupakan cikal bakal pancake modern. Bahkan dalam teks-teks abad pertengahan, resep pancake sudah mulai muncul dalam bentuk awal crêpes Prancis.
Tidak diragukan lagi, pancake adalah makanan yang telah bertahan melintasi zaman dan masih dinikmati hingga saat ini. Dari makanan prasejarah hingga hidangan global yang mendunia, pancake tetap menjadi favorit banyak orang di seluruh dunia.(RP)
Sumber : ancientpages.com
Editor : Via Ponamon