Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Laba-Laba Raksasa Jorō Bisa Segera Menyerbu Kota-Kota di Amerika

Richard Lawongan • Senin, 10 Februari 2025 | 23:50 WIB

Laba-laba Jorō adalah spesies invasif di Amerika Serikat. Laba-laba ini dapat tumbuh hingga 3 inci dan memintal jaring emas yang sangat besar.
Laba-laba Jorō adalah spesies invasif di Amerika Serikat. Laba-laba ini dapat tumbuh hingga 3 inci dan memintal jaring emas yang sangat besar.

RADARPAPUA -
Laba-laba Jorō, jenis laba-laba besar dengan tubuh seukuran telapak tangan, telah menyebar ke beberapa negara bagian di Amerika Serikat dalam 10 tahun terakhir. Ilmuwan menemukan bahwa laba-laba ini bisa hidup lebih mudah di kota-kota besar dibandingkan laba-laba lain. Mereka juga sering ditemukan di dekat jalan raya besar, yang membuat mereka lebih mudah masuk ke kota-kota di sepanjang Pantai Timur AS.

Laba-laba Jorō (Trichonephila clavata) adalah laba-laba pembuat jaring berbentuk lingkaran simetris. Jaring mereka sangat unik karena bisa mencapai lebar 1,8 meter dan tampak keemasan saat terkena sinar matahari. Laba-laba ini mudah dikenali karena memiliki kaki hitam dengan garis kuning. Betina Jorō, yang ukurannya dua kali lebih besar dari jantan, memiliki tubuh kuning dengan garis biru dan bercak merah.

Setiap musim gugur, laba-laba betina bertelur hingga 400 butir dalam satu jaring sebelum mati saat musim dingin tiba. Ketika telur menetas di musim semi, bayi laba-laba membuat jaring mirip parasut untuk "terbang" sejauh 160 kilometer dari tempat asalnya.

Awalnya, laba-laba Jorō hanya ditemukan di Asia, seperti Jepang, Korea, Taiwan, dan Cina. Namun, pada 2014, laba-laba ini terlihat di dekat Atlanta, Georgia, AS. Diperkirakan mereka sampai di AS secara tidak sengaja melalui kontainer pengiriman. Sejak itu, jumlahnya terus bertambah dan menyebar ke negara bagian lain, seperti Carolina Selatan, Carolina Utara, Tennessee, dan bahkan Alabama, Maryland, dan Oklahoma. Para ahli percaya mereka bisa menyebar ke seluruh Pantai Timur AS di masa depan.

Yang menarik, laba-laba Jorō sering membangun jaring di dekat jalan raya. Biasanya, getaran dari jalan raya mengganggu laba-laba dalam menangkap mangsa. Namun, penelitian menunjukkan bahwa getaran ini tidak terlalu memengaruhi laba-laba Jorō. Mereka tetap bisa berburu dan mempertahankan berat badan normal meskipun berada di lingkungan yang bergetar.

Menurut Andy Davis, peneliti dari Universitas Georgia, laba-laba ini "tahan hidup di kota-kota" dan mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan perkotaan. Meski begitu, dampak jangka panjang laba-laba ini terhadap lingkungan belum diketahui. Karena tidak memiliki predator alami, jumlah mereka kemungkinan akan terus bertambah, yang bisa membuat mereka mengalahkan spesies laba-laba lain dalam berebut sumber daya.

Peneliti lain, Alexa Schultz, mengatakan bahwa laba-laba Jorō tampaknya tidak akan hilang dalam waktu dekat. "Mungkin banyak orang tidak akan senang, tetapi laba-laba ini sepertinya akan tetap ada," ujarnya. Mereka bahkan mungkin muncul di tempat-tempat yang tidak terduga. (*)

Editor : Richard Lawongan
#laba-laba raksasa #laba-laba #Amerika #Menyerbu #Joro