RADARPAPUA - Di Queensland, Australia, seekor hiu putih besar sepanjang 5,6 meter ditemukan mati di alat pancing khusus bernama drumline. Hiu betina ini sedang hamil dengan empat anak di dalam perutnya. Penemuan ini menarik perhatian ilmuwan karena bisa membantu mengungkap lebih banyak rahasia tentang hiu putih, salah satu predator terbesar di laut.
Menurut Dinas Pertanian dan Perikanan Queensland, ini adalah hiu putih terbesar yang pernah tertangkap sejak program Shark Control dimulai pada tahun 1962. Hiu putih ini sedikit lebih kecil dari rekor terbesar, yaitu 6 meter, yang pernah tercatat di Massachusetts, Amerika Serikat.
Apa Itu Drumline?
Drumline adalah alat pancing dengan umpan yang dipasang di pelampung dan rantai yang terikat di dasar laut. Alat ini digunakan untuk mengurangi risiko serangan hiu di dekat pantai. Jika hiu tertangkap di kawasan tertentu, seperti Taman Laut Great Barrier Reef, hiu biasanya dilepaskan kembali jika aman. Namun, hiu di luar kawasan itu biasanya dimatikan.
Sayangnya, hiu putih besar ini mati sebelum tim sempat menyelamatkannya. Bob Hueter, seorang ahli hiu, mengatakan bahwa kehilangan hiu betina besar seperti ini sangat disayangkan karena berdampak pada populasi lokal hiu putih.
Mengapa Kehilangan Hiu Ini Penting?
Hiu putih berperan penting menjaga keseimbangan ekosistem laut. Tapi, populasi mereka terus menurun karena perburuan, tertangkap sebagai hasil sampingan, dan reproduksi yang lambat. Hiu putih baru bisa berkembang biak setelah berusia 20-30 tahun, dan mereka hanya melahirkan beberapa anak setiap 2-3 tahun.
Populasi hiu putih di kawasan timur Australia kini hanya tersisa sekitar 750 individu dewasa yang bisa berkembang biak. Kehilangan satu hiu besar seperti ini, ditambah empat anaknya, mengurangi keragaman genetik dan kemampuan populasi untuk pulih.
Pelajaran dari Hiu 'Mega Momma'
Meski sedih, kematian hiu ini bisa memberikan data penting bagi ilmuwan. Sampel tubuhnya akan dianalisis untuk mempelajari kebiasaan makan, kadar polutan di lingkungannya, dan biologi hiu putih secara umum.
Leonardo Guida dari Australian Marine Conservation Society mengatakan bahwa penemuan ini adalah campuran antara rasa takjub dan duka. Hiu putih besar seperti ini sangat jarang ditemukan, apalagi dalam keadaan hamil.
"Penelitian pada hiu ini bisa membantu menjawab banyak pertanyaan, seperti berapa lama mereka hamil dan seberapa sering mereka bisa hamil," kata Hueter.
Kehilangan hiu ini menyedihkan, tapi penelitian lebih lanjut bisa membantu melindungi dan memahami spesies ikonik ini. (*)
Editor : Richard Lawongan