Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Misteri Patung Kepala Batu Esie Nigeria Seni Pahat Kuno yang Penuh Teka-teki Sejarah

Prisilia Rumengan • Senin, 17 Februari 2025 | 15:23 WIB

Sebuah kepala batu wanita dari batu sabun (credit: The Michael C. Rockefeller Memorial Collection/Bequest of Nelson A. Rockefeller, 1979)
Sebuah kepala batu wanita dari batu sabun (credit: The Michael C. Rockefeller Memorial Collection/Bequest of Nelson A. Rockefeller, 1979)

RADARPAPUA - Sebuah kepala batu wanita dari batu sabun yang berasal dari abad ke-12 hingga ke-15 menjadi salah satu artefak penting yang diidentifikasi dengan situs di kota Esie, Nigeria.

Patung ini merupakan bagian dari lebih dari seribu patung pria, wanita, dan hewan yang ditemukan di wilayah tersebut.

Keberadaan artefak-artefak ini masih menyimpan banyak misteri, terutama karena sebagian besar dari mereka menunjukkan tanda-tanda kerusakan akibat perusakan yang disengaja.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti kapan patung-patung ini dibuat maupun alasan di balik penghancurannya, meskipun perkiraan arkeolog menyebutkan rentang waktu antara abad ke-12 hingga ke-15.

Patung kepala ini menampilkan ciri khas figur Esie, seperti mata berbentuk almond yang menonjol, telinga yang terletak jauh di belakang kepala, serta skarifikasi atau bekas sayatan tradisional di dekat matanya.

Salah satu aspek yang paling menarik adalah ekspresi wajahnya, yang menampilkan senyuman tipis, berbeda dengan banyak patung lain yang cenderung memiliki ekspresi serius.

Detail rambut yang rumit juga menunjukkan keahlian pemahat dalam mengukir batu sabun menjadi bentuk yang hidup dan dinamis.

Kepala ini dulunya merupakan bagian dari patung berukuran penuh. Salah satu ciri khas patung Esie adalah proporsi kepala yang lebih besar dibandingkan tubuhnya, sebuah elemen yang juga ditemukan dalam seni pahat Ife.

Penekanan pada ukuran kepala dalam seni pahat Afrika sering kali melambangkan pentingnya kepala dalam budaya setempat, baik dalam konteks spiritual maupun sosial.

Meskipun banyak pertanyaan masih belum terjawab mengenai asal-usul dan tujuan pembuatan patung ini, keberadaannya tetap menjadi bukti kekayaan budaya dan warisan sejarah suku Yoruba di Nigeria.

Artefak ini kini menjadi bagian dari koleksi Kenangan Michael C. Rockefeller, sebagai warisan Nelson A. Rockefeller sejak tahun 1979, dan terus menarik perhatian para peneliti serta pecinta seni di seluruh dunia.(*)

Editor : Prisilia Rumengan
#misteri #nigeria #Kepala batu #patung #sejarah #Seni kuno