RADARPAPUA - Para pekerja konstruksi di Yunani menemukan lantai mosaik kuno yang menggambarkan dua makhluk setengah manusia setengah hewan tanpa pakaian.
Lantai ini dulunya adalah bagian dari sebuah rumah di kota Eretria, yang terletak di pulau Euboea. Eretria merupakan pemukiman kuno dari zaman Yunani Kuno. Para ahli memperkirakan rumah ini berasal dari abad ke-4 SM, berdasarkan kemiripan mosaik ini dengan yang ada di bangunan lain bernama "House of the Mosaics."
Mosaik ini berukuran sekitar 1,13 meter dan masih dalam kondisi sangat baik. Mosaik ini dibuat dari batu-batu kecil berwarna yang disusun membentuk gambar dua satyr, yaitu makhluk mitologi Yunani yang memiliki ekor, tanduk, dan telinga runcing. Dalam gambar tersebut, satyr yang lebih muda sedang bermain seruling ganda, sementara yang lebih tua dan berjanggut menari mengikuti musik. Pola warna pada mosaik ini membuat gambar terlihat lebih hidup dan nyata.
Dalam mitologi Yunani, satyr adalah makhluk liar yang sering dikaitkan dengan Dewa Dionysus, dewa anggur, kesenangan, dan pesta. Para ahli menduga bahwa ruangan tempat mosaik ini berada dulunya digunakan oleh para pria untuk mengadakan perjamuan atau pesta, sesuai dengan gambar yang ada di mosaik.
Selain mosaik, para arkeolog juga menemukan lantai khusus yang mengelilingi tiga sisi ruangan. Di masa itu, rumah mewah mulai banyak dibangun di Eretria. Kemungkinan besar, rumah ini memiliki halaman tengah seperti rumah-rumah mewah lainnya di wilayah tersebut. (*)
Editor : Richard Lawongan