RADARPAPUA - Sekitar 500 juta tahun lalu, ada predator laut kecil seukuran kucing yang memangsa hewan lain dengan cara menusuknya menggunakan duri di wajahnya.
Hewan ini bernama Anomalocaris canadensis, yang berarti "udang aneh dari Kanada". Awalnya, para ilmuwan mengira hewan ini memangsa trilobit dan hewan bercangkang keras lainnya. Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa hewan ini lebih suka berburu mangsa yang bertubuh lunak.
Selama bertahun-tahun, para ilmuwan bertanya-tanya apa yang menyebabkan luka pada fosil trilobit dari zaman Kambrium. Ada dugaan bahwa A. canadensis menyerang trilobit dengan duri wajahnya. Namun, penelitian terbaru membantah hal ini.
Dengan membuat model 3D berdasarkan fosil yang ditemukan, para ilmuwan menemukan bahwa duri wajah A. canadensis sebenarnya terlalu rapuh untuk menusuk cangkang keras trilobit. Jika mencoba, duri itu justru akan rusak.
Sebaliknya, para peneliti menyimpulkan bahwa A. canadensis berburu hewan lunak yang berenang di air. Ia mungkin bergerak seperti sotong, menggerakkan siripnya untuk meluncur di air, lalu menangkap mangsa dan menusuknya seperti jarum menusuk bantal. (*)
Editor : Richard Lawongan