RADARPAPUA - Kucing pertama tiba di China sekitar 1.400 tahun lalu, menurut studi terbaru.
Mereka dibawa oleh pedagang dan diplomat melalui Jalur Sutra.
Kucing-kucing ini awalnya menjadi hewan peliharaan eksotis kaum elite.
Para peneliti menemukan bukti genetik dari 22 fosil kucing di China.
Fosil tertua berasal dari tahun 730 M di Kota Tongwan, Shaanxi.
Ini membuktikan kucing domestik tiba jauh setelah Dinasti Han berakhir.
DNA kucing di China memiliki jejak genetik yang unik, disebut klade IV-B.
Jejak ini jarang ditemukan di Eropa dan Asia Barat.
Namun, cocok dengan kucing dari Kazakhstan pada abad ke-8.
Hal ini menguatkan teori bahwa kucing dibawa melalui Jalur Sutra.
Pada masa kejayaannya (500–800 M), rute ini menghubungkan Timur dan Barat.
Selain barang dagangan, hewan peliharaan eksotis juga ikut berpindah.
Kucing yang pertama kali masuk China diduga berwarna putih atau tabby.
DNA dari fosil di Tongwan menunjukkan kucing berbulu putih atau belang putih.
Ini mungkin menjelaskan mengapa kucing putih lebih umum di Asia Timur.
Seiring waktu, kucing menjadi bagian dari budaya dan kepercayaan masyarakat China.
Mereka bahkan dianggap sebagai tamu kehormatan dengan ritual penyambutan khusus.
Popularitasnya terus bertahan hingga kini, menjadikan kucing bagian dari sejarah panjang manusia.
Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang penyebaran kucing domestik.
Terkait dengan Jalur Sutra, studi ini diakui sebagai terobosan besar di bidang arkeologi.
Sejarah kucing domestik kini semakin jelas, memperkaya pemahaman kita tentang interaksi budaya.(aj)