Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Makam Raja Mesir Kuno Ditemukan di Abydos: Nama Hilang karena Dijarah, Arkeolog Cari Petunjuk Baru

Richard Lawongan • Rabu, 19 Maret 2025 | 23:37 WIB

Bagian dari makam raja Mesir yang berusia 3.600 tahun.
Bagian dari makam raja Mesir yang berusia 3.600 tahun.

RADARPAPUA -
Para arkeolog di Mesir menemukan makam raja yang hidup 3.600 tahun lalu. Tapi anehnya, tidak ada yang tahu siapa raja ini.

Makam itu ditemukan di Abydos, sebuah kota kuno di Mesir. Letaknya sekitar 7 meter di bawah tanah. Di dalamnya ada ruang pemakaman dari batu kapur yang awalnya setinggi 5 meter.

Raja ini hidup di masa yang disebut "Periode Menengah Kedua" (1640-1540 SM). Saat itu, Mesir terbagi menjadi dua bagian: wilayah utara dikuasai oleh bangsa Hyksos, sedangkan wilayah selatan diperintah oleh raja-raja Mesir. Abydos ada di bagian selatan, jadi kemungkinan besar raja ini adalah penguasa Mesir.

Awalnya, nama raja ini tertulis di dinding makam. Tapi sayangnya, tulisan itu rusak karena makam ini pernah dijarah pencuri ribuan tahun lalu. Mereka menghancurkan bagian dinding dan mengambil barang berharga di dalamnya, termasuk mumi dan sarkofagus sang raja.

Tim arkeolog masih menggali area di sekitar makam. Mereka berharap bisa menemukan makam raja-raja lain dari zaman yang sama. Dengan begitu, mungkin mereka bisa menemukan petunjuk tentang siapa pemilik makam ini.

Penemuan ini dianggap sangat penting karena bisa membantu para ahli memahami lebih banyak tentang sejarah Mesir kuno, terutama tentang para penguasa di Abydos pada masa itu.

Selain makam, para arkeolog juga menemukan bekas bengkel pembuatan tembikar dan kaca di desa Banawit, yang berada di utara Abydos. Bengkel ini berasal dari zaman ketika Mesir dikuasai Kekaisaran Romawi (30 SM - 642 M). Di dalamnya, mereka menemukan banyak tungku pembakaran dan tempat penyimpanan barang.

Mereka juga menemukan 32 pecahan tembikar bertulisan yang berisi catatan perdagangan dan pajak. Tulisan ini dibuat dalam bahasa Yunani dan Demotik, salah satu bentuk tulisan Mesir kuno. Menariknya, bengkel ini sempat digunakan kembali sebagai tempat pemakaman antara abad ke-7 hingga ke-14 Masehi.

Penemuan ini menjadi salah satu penemuan makam raja Mesir yang diumumkan tahun ini. Sebelumnya, pada Februari 2025, arkeolog juga menemukan makam Thutmose II, seorang raja Mesir yang hidup 3.500 tahun lalu. (*)

Editor : Richard Lawongan
#dijarah #arkeolog #Petunjuk Baru #Ditemukan di Abydos #Makam Raja Mesir Kuno