Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Gunung Berapi Aktif dan Ancaman Nyata di Era Modern

Prisilia Rumengan • Kamis, 20 Maret 2025 | 17:44 WIB

Ilustrasi gunung berapi (canva.com)
Ilustrasi gunung berapi (canva.com)

RADARPAPUA - Gunung berapi telah menjadi kekuatan alam yang membentuk sejarah peradaban manusia sejak ribuan tahun lalu.

Dari letusan dahsyat Santorini yang mengguncang peradaban Minoa hingga Vesuvius yang menelan Pompeii, gunung berapi tetap menjadi ancaman nyata hingga saat ini.

Dengan lebih dari 1.500 gunung berapi aktif di dunia, risiko letusan besar masih menghantui berbagai wilayah, termasuk Indonesia yang berada di Cincin Api Pasifik.

Para ilmuwan terus memantau aktivitas gunung berapi menggunakan teknologi canggih seperti sensor seismik dan citra satelit.

Namun, letusan tetap sulit diprediksi secara akurat. Salah satu ancaman terbesar dari letusan adalah aliran piroklastik, gelombang panas yang mampu mencapai suhu hingga 1.000 derajat Celsius dan menghancurkan segala yang dilewatinya.

Di masa lalu, letusan besar juga memicu tsunami dahsyat, seperti yang terjadi saat letusan Krakatau 1883.

Di era modern, risiko gunung berapi tidak hanya berdampak pada keselamatan jiwa, tetapi juga ekonomi dan perubahan iklim.

Letusan besar dapat mengganggu jalur penerbangan akibat abu vulkanik, mencemari udara, serta menyebabkan gagal panen karena debu yang menutupi sinar matahari.

Para peneliti juga menemukan bahwa letusan besar dapat menurunkan suhu global dalam jangka pendek akibat pelepasan sulfur dioksida ke atmosfer.

Upaya mitigasi terus dilakukan, mulai dari pembangunan sistem peringatan dini, jalur evakuasi, hingga pemanfaatan energi panas bumi.

Namun, kesadaran masyarakat tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman ini. Sejarah telah menunjukkan bahwa gunung berapi bisa menjadi pembentuk sekaligus penghancur peradaban.

Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan edukasi menjadi faktor krusial dalam menghadapi ancaman gunung berapi di masa kini.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#dunia modern #fenomena #peristiwa alam #zaman dulu #gunung berapi #sejarah