RADARPAPUA - Penemuan menarik dari Ethiopia mengungkap bahwa manusia purba memanfaatkan bola basalt alami sebagai alat.
Studi oleh Dr. Margherita Mussi menunjukkan bahwa batuan ini digunakan selama lebih dari 1 juta tahun.
Bola basalt ditemukan di Melka Kunture, Ethiopia, yang dikelilingi oleh pusat letusan vulkanik.
Tidak seperti daerah lain yang memiliki bola batu kapur, Melka Kunture hanya memiliki bola basalt.
Para arkeolog menganalisis lebih dari 30 bola basalt yang dikumpulkan dari delapan situs kuno.
Gombore IB adalah yang tertua, berusia 1,7 juta tahun, dengan bukti keberadaan Homo ergaster.
Analisis menunjukkan bola basalt dipilih dengan sengaja, bukan terbawa air secara alami.
Homo sapiens dan Homo heidelbergensis juga ditemukan di situs yang lebih muda, sekitar 0,6 juta tahun.
Mussi berpendapat bahwa bola yang keras digunakan sebagai alat pemukul batu,
sementara yang lebih lunak digunakan untuk mengolah sayuran atau kulit hewan.
Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang cara manusia purba beradaptasi.
Memanfaatkan sumber daya alam sekitar, mereka menunjukkan kemampuan berpikir inovatif yang luar biasa.(aj)