Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Ilmiah Mengungkap Danau Manzala Bisa Kering oleh Angin Kencang

Prisilia Rumengan • Senin, 24 Maret 2025 | 20:21 WIB

Ilustrasi Danau yang kering karena tiupan angin (canva.com)
Ilustrasi Danau yang kering karena tiupan angin (canva.com)

RADARPAPUA - Sebuah teori menarik mengenai peristiwa penyeberangan Laut Merah yang dilakukan oleh Musa dan bangsa Israel kini menemukan penjelasan ilmiah.

Penelitian menunjukkan bahwa fenomena alam serupa pernah terjadi di Danau Manzala, Mesir.

Catatan sejarah dari tahun 1882 yang ditulis oleh Mayor Jenderal Sir Alexander Bruce Tulloch menggambarkan peristiwa luar biasa yang terjadi di Danau Manzala.

Tulloch menyaksikan angin kencang bertiup dari arah timur dengan kekuatan besar, menyebabkan air danau terdorong menjauh hingga ke luar cakrawala.

Hal ini membuat dasar danau terlihat kering, memungkinkan orang untuk menyeberang dengan berjalan kaki di atas lumpur yang sehari sebelumnya merupakan perairan tempat kapal-kapal nelayan berlabuh.

Fenomena ini menarik perhatian para ilmuwan, termasuk ahli atmosfer Carl Drews, yang menjelaskan bahwa angin dengan kecepatan 50 km/jam dapat menggeser air sejauh enam mil dalam waktu enam jam.

Hal ini menciptakan efek yang mirip dengan peristiwa yang disebut dalam Alkitab, ketika Musa mengulurkan tangannya dan membelah Laut Merah.

Drews menambahkan bahwa kondisi geografis Mesir kuno mungkin berbeda dari sekarang, dan teori ini menunjukkan bahwa peristiwa penyeberangan yang dideskripsikan dalam Kitab Keluaran bisa jadi merupakan kejadian alami akibat dorongan angin kencang di perairan dangkal.

Meski demikian, teori ini tidak serta-merta menegaskan bahwa kisah Musa adalah fakta sejarah.

Banyak sejarawan dan arkeolog yang masih memperdebatkan apakah peristiwa ini benar-benar terjadi atau merupakan gabungan dari berbagai kejadian alam yang diinterpretasikan sebagai keajaiban dalam teks kuno.

Namun, bukti ilmiah tentang kemungkinan keringnya perairan di Mesir kuno memberikan perspektif baru tentang bagaimana legenda dan fenomena alam bisa saling berhubungan.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#cerita alkitab #mukjizat #penemuan #Fenomena Alam #arkeologi #angin kencang #sejarah