RADARPAPUA - Saat membangun benteng militer di Ukraina selatan, pasukan Brigade Pertahanan Teritorial ke-123 tanpa sengaja menemukan situs pemakaman kuno. Ekskavasi ini mengungkap artefak berharga dari abad ke-6 hingga ke-5 SM, termasuk amphora dan oinochoe dari Yunani.
Penemuan ini bermula ketika seorang operator ekskavator bernama Mykola menemukan amphora kecil. Dengan bantuan rekannya, Yevhen, yang memiliki minat sejarah, artefak tersebut diserahkan ke Museum Barak Staroflotski untuk dianalisis lebih lanjut.
Para ahli memastikan bahwa amphora ini berasal dari Ionia dan digunakan dalam ritual pemakaman. Selain itu, ditemukan juga oinochoe—sebuah kendi Yunani bertangkai satu dengan tiga cerat, yang biasa digunakan dalam perjamuan tradisional pria Yunani.
Menurut Oleksandr, seorang mantan arkeolog yang kini bertugas di militer, keberadaan benda-benda ini dalam kondisi utuh menunjukkan bahwa individu yang dimakamkan memiliki status sosial tinggi. Artefak ini diimpor langsung dari Yunani sebagai bagian dari tradisi pemakaman.
Selain temuan artefak, para tentara juga menemukan sisa-sisa kerangka manusia yang kini diteliti lebih lanjut. Penelitian ini berpotensi mengungkap lebih banyak informasi tentang budaya dan kehidupan masyarakat yang pernah mendiami kawasan tersebut.
Penemuan tak terduga ini bukan hanya menambah wawasan sejarah, tetapi juga menjadi bukti hubungan budaya antara Ukraina dan peradaban Yunani kuno ribuan tahun silam.(aj)
Editor : Richard Lawongan