Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Patung Emas Tumaco-Tolita Berusia 2.000 Tahun: Warisan Peradaban Kuno dengan Hiasan Hidung Unik

Richard Lawongan • Kamis, 3 April 2025 | 23:18 WIB

Patung emas Tumaco-Tolita yang menampilkan seseorang yang mengenakan cincin hidung.
Patung emas Tumaco-Tolita yang menampilkan seseorang yang mengenakan cincin hidung.

RADARPAPUA -
Dulu, ada sebuah peradaban kuno di Amerika Selatan yang sangat ahli dalam membuat benda dari logam. Mereka disebut orang Tumaco-Tolita dan tinggal di daerah perbatasan Kolombia dan Ekuador sekitar 2.000 tahun yang lalu.

Salah satu karya seni mereka adalah patung emas Tumaco-Tolita, yang sekarang disimpan di Museum Seni Metropolitan, New York. Patung ini dibuat antara tahun 1 hingga 300 Masehi dan tingginya sekitar 23 cm.

Patung ini menggambarkan seseorang yang berdiri, tetapi sayangnya kakinya hilang. Ada juga benda-benda di tangan patung ini yang sudah tidak ada lagi. Namun, yang masih tersisa adalah hiasan hidung yang unik, yang kemungkinan menandakan bahwa patung ini dulu mengenakan mahkota untuk acara ritual.

Orang Tumaco-Tolita tinggal di daerah yang kaya akan sungai, rawa, dan hutan, serta memiliki tambang emas dan platinum alami. Mereka membangun desa-desa di sekitar alun-alun besar dan membuat gundukan tanah sebagai tempat tinggal dan makam orang-orang penting.

Para ahli menduga patung ini mungkin menggambarkan seorang wanita, karena beberapa patung perempuan sering memiliki tanda seperti puting pada tubuhnya. Namun, karena patung ini tidak memakai rok, jenis kelaminnya masih menjadi misteri.

Bagian kepala patung yang datar mungkin menunjukkan bahwa orang Tumaco-Tolita memiliki kebiasaan membentuk tengkorak bayi dengan cara mengikatnya sejak kecil. Bentuk tengkorak yang unik ini bisa jadi merupakan tanda status sosial tinggi.

Patung dan benda-benda logam lainnya sering ditemukan di permukiman dan makam mereka, tetapi tidak diketahui pasti untuk apa patung ini digunakan. Pada tahun 500 M, banyak pemukiman Tumaco-Tolita ditinggalkan, dan orang-orangnya tersebar ke berbagai tempat. Namun, hingga abad ke-16, para penjelajah Spanyol masih melihat benda-benda emas dan perhiasan khas Tumaco-Tolita yang diwariskan turun-temurun. (*)

Editor : Richard Lawongan
#Tolita #Hiasan Hidung Unik #Patung Emas Tumaco #Warisan Peradaban Kuno