Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Kapak Batu Raksasa Berusia 300.000 Tahun di Inggris, Mungkin Digunakan untuk Memotong Daging

Richard Lawongan • Kamis, 3 April 2025 | 23:33 WIB

Salah satu kapak tangan sangat besar sehingga membutuhkan dua tangan untuk memegangnya.
Salah satu kapak tangan sangat besar sehingga membutuhkan dua tangan untuk memegangnya.

RADARPAPUA -
Para arkeolog di Kent, Inggris, menemukan beberapa kapak batu kuno yang sangat besar. Kapak ini adalah salah satu alat batu tertua yang pernah ditemukan di Inggris.

Dua di antaranya disebut "kapak raksasa" karena ukurannya sangat besar. Kapak terbesar yang ditemukan memiliki panjang hampir 30 cm. Para peneliti berpikir bahwa kapak ini mungkin harus dipegang dengan dua tangan karena terlalu besar untuk digunakan dengan satu tangan saja.

Letty Ingrey, seorang arkeolog dari University College London, mengatakan bahwa kapak ini mungkin tidak hanya digunakan untuk keperluan praktis, tetapi juga sebagai simbol kekuatan dan keterampilan.

Digunakan untuk Berburu dan Memotong Daging

Kapak-kapak ini diperkirakan berasal dari zaman es sekitar 300.000 hingga 333.000 tahun yang lalu. Para ilmuwan belum tahu pasti kegunaannya, tetapi kemungkinan besar digunakan untuk berburu dan memotong daging hewan seperti kuda, rusa merah, atau bahkan gajah purba.

Pada masa itu, wilayah Inggris dihuni oleh manusia Neanderthal awal dan mungkin juga oleh spesies manusia purba lainnya.

Penemuan Lain di Lokasi yang Sama

Selain kapak batu raksasa, para arkeolog juga menemukan sebuah pemakaman Romawi yang jauh lebih muda, berusia sekitar 250.000 tahun setelah zaman es. Pemakaman ini berisi sisa-sisa 25 orang, termasuk 13 yang dikremasi.

Para peneliti masih mempelajari lebih dari 800 artefak lain yang ditemukan di lokasi ini. Mereka pertama kali menemukan situs ini pada tahun 2021 saat pembangunan sebuah sekolah baru. (*)

Editor : Richard Lawongan
#Kapak Batu Raksasa #Memotong Daging #penemuan