RADARPAPUA - Penggalian di kota kuno Pompeii mengungkap dua patung hampir seukuran aslinya, seorang pria dan seorang wanita yang diduga seorang pendeta.
Patung-patung ini menjadi salah satu temuan arkeologi paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.
Patung-patung ini ditemukan di makam luas di nekropolis Porta Sarno, dekat gerbang utama kota. Pompeii sendiri hancur akibat letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 M.
Makam ini memiliki beberapa ceruk pemakaman yang menunjukkan pentingnya individu yang dimakamkan di sana.
Sosok perempuan mengenakan kerudung dan jubah, dengan perhiasan seperti anting, cincin, gelang, dan liontin bulan sabit. Hal ini membuat para ahli berspekulasi bahwa ia mungkin seorang pendeta Ceres, dewi pertanian dan kesuburan.
Keberadaan simbol-simbol keagamaan ini mengindikasikan statusnya yang tinggi dalam masyarakat Romawi Kuno.
Sementara itu, pria dalam patung mengenakan toga, pakaian khas pria Romawi. Namun, hubungan antara keduanya masih menjadi teka-teki. Bisa jadi mereka pasangan suami-istri, atau mungkin ibu dan anak.
Beberapa ahli juga mempertimbangkan kemungkinan bahwa pria tersebut adalah seorang pejabat penting di kota Pompeii.
Uniknya, di kaki patung pria ditemukan akar pohon kuno yang dahulu tumbuh di atas makam. Penemuan ini mengejutkan tim arkeolog, mengingat usianya yang sangat tua.
Akar pohon ini membantu mengungkap bagaimana lingkungan sekitar makam berkembang selama ribuan tahun.
Saat ini, kedua patung tengah direstorasi dan akan dipamerkan di Pompeii mulai 16 April. Temuan ini menambah wawasan tentang kehidupan sosial di Romawi Kuno.
Pameran ini diharapkan dapat menarik perhatian wisatawan dan peneliti dari seluruh dunia.(aj)