Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

TikTok belum dijual, Trump beri waktu tambahan agar aplikasi tidak diblokir di Amerika

Prisilia Rumengan • Senin, 7 April 2025 | 20:33 WIB

Logo Aplikasi TikTok (logowik.com/@logowik)
Logo Aplikasi TikTok (logowik.com/@logowik)

RADARPAPUA– Aplikasi populer TikTok kembali mendapatkan perpanjangan masa tenggang dari pemerintah Amerika Serikat.

Presiden Donald Trump memberikan tambahan waktu selama 75 hari untuk menyelesaikan proses penjualan operasi TikTok di wilayah AS. Padahal, masa tenggang sebelumnya yang diberikan pemerintah berakhir pada bulan April 2025.

Dalam sebuah unggahan di platform Truth Social, Trump menyampaikan bahwa pemerintahannya sudah bekerja keras untuk mencapai kesepakatan yang bisa menyelamatkan keberadaan TikTok di AS.

Ia mengaku bahwa pembicaraan mengenai penjualan ini menunjukkan kemajuan yang signifikan, tetapi belum cukup untuk dianggap selesai.

Menurut Trump, masih diperlukan lebih banyak waktu agar semua pihak yang terlibat dapat menandatangani persetujuan yang dibutuhkan.

“Kami telah membuat kemajuan luar biasa, tetapi kesepakatannya masih butuh beberapa langkah lagi,” ujar Trump.

Ia menambahkan bahwa dirinya tidak menginginkan TikTok menjadi “gelap” atau diblokir, dan berharap bisa terus bekerja sama dengan itikad baik bersama pihak dari China.

Selama beberapa bulan terakhir, tekanan terhadap ByteDance perusahaan asal China yang memiliki TikTok terus meningkat.

Pemerintah AS menilai adanya potensi risiko keamanan nasional terkait data pengguna Amerika yang dikumpulkan oleh aplikasi tersebut.

Oleh karena itu, solusi yang dianggap paling ideal adalah menjual operasi TikTok di AS kepada perusahaan yang berbasis di Amerika.

Sejumlah nama besar telah menunjukkan minat untuk mengambil alih operasional TikTok di Amerika Serikat.

Salah satunya adalah raksasa e-commerce Amazon, yang disebut-sebut ikut dalam pembicaraan.

Namun hingga kini, belum ada satu pun kesepakatan yang berhasil memuaskan seluruh pihak, termasuk pemerintah AS, ByteDance, dan juga otoritas pemerintah China.

Perpanjangan masa tenggang ini menjadi kesempatan tambahan bagi TikTok untuk bertahan di pasar AS yang sangat penting bagi pertumbuhan dan pendapatan aplikasinya.

Sementara itu, para pengguna setia TikTok di Amerika bisa bernapas lega, setidaknya untuk sementara, karena aplikasi favorit mereka belum akan diblokir dalam waktu dekat.

Trump mengakhiri pernyataannya dengan optimisme bahwa kesepakatan tetap bisa tercapai tanpa harus mengorbankan akses pengguna atau memicu ketegangan lebih jauh antara AS dan China.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#Tiktok #waktu tambahan #Amerika #Teknologi #diblokir #Donald Trump #Aplikasi