RADARPAPUA - Para arkeolog di Meksiko menemukan sisa-sisa bangunan kuil berbentuk bundar yang diperkirakan dibuat untuk menghormati dewa ular suku Maya bernama Kukulcán.
Kuil ini sudah berusia sekitar 1.000 tahun dan ditemukan di El Tigre, sebuah situs kuno di Semenanjung Yucatán. Tempat ini dulunya merupakan salah satu pemukiman terakhir suku Maya sebelum peradaban mereka runtuh.
Bangunan kuil ini punya dua tingkat dan dulunya atapnya datar.
Menurut para ahli, bentuk bangunan bundar ini biasa digunakan pada masa antara tahun 1000 sampai 1200 Masehi. Saat itu, suku Maya mulai punya hubungan dengan daerah lain di Meksiko, seperti Meksiko Tengah, Oaxaca, dan Pantai Teluk.
Bangunan ini dianggap penting oleh suku Maya. Para peneliti juga menduga kuil ini mungkin adalah kuil yang disebut dalam dokumen lama bernama “Paxbolón Maldonado Papers.” Dokumen ini ditulis sekitar tahun 1575 oleh seorang pemimpin suku Maya bernama Don Pablo Paxbolón. Di dalamnya disebutkan bahwa ada beberapa kuil di El Tigre yang didedikasikan untuk empat dewa utama, termasuk Kukulcán.
Penemuan ini terjadi saat pemerintah membangun proyek kereta api baru bernama “Tren Maya,” yang akan menghubungkan beberapa negara bagian di Meksiko dengan rel sepanjang 1.609 kilometer. Proyek ini rencananya akan mulai berjalan pada bulan Desember.
Bangunan serupa juga pernah ditemukan di tempat lain di Semenanjung Yucatán, seperti Edzná, Becán, Uxmal, dan Chichen Itzá. (*)
Editor : Richard Lawongan