Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Menakjubkan di Agrigento: Sekolah dan Prasasti Kuno dari Zaman Yunani

Richard Lawongan • Selasa, 15 April 2025 | 14:11 WIB
Foto drone dari gimnasium yang ditemukan selama penggalian di Agrigento.
Foto drone dari gimnasium yang ditemukan selama penggalian di Agrigento.

RADARPAPUA - Pada Maret 2025, para arkeolog membuat penemuan luar biasa di kota Agrigento, Sisilia. Dipimpin oleh Prof. Monika Trümper dan Dr. Thomas Lappi dari Freie Universität Berlin, tim menggali auditorium kuno yang merupakan bagian dari gymnasium besar peninggalan Yunani Kuno.

Gymnasium adalah tempat pendidikan fisik dan intelektual untuk para pemuda. Di kota Agrigento, yang didirikan sekitar tahun 580 SM, kompleks ini luar biasa luas, bahkan memiliki lintasan sepanjang 200 meter dan kolam renang besar—unik di Mediterania barat.

Penemuan auditorium berbentuk teater kecil yang dapat menampung 200 orang ini sangat langka. Bahkan, auditorium serupa baru muncul ratusan tahun kemudian di Pergamon, Turki. Ini menegaskan pentingnya pendidikan menyeluruh—baik jasmani maupun rohani—bagi warga muda di masa itu.

Ruang auditorium ini terhubung dengan ruangan besar berukuran 11 x 23 meter yang dilengkapi bangku-bangku, kemungkinan digunakan untuk pelajaran, pertunjukan, dan kompetisi intelektual. Sebuah gambaran menarik tentang metode belajar yang menggabungkan fisik dan pikiran.

Di bagian tengah auditorium, tim menemukan dua blok batu bertuliskan huruf Yunani, dipahat pada plester putih dan dicat merah. Prasasti itu menyebutkan seorang pejabat gymnasium dan donatur yang merenovasi atap ruang ganti sebagai penghormatan kepada Hermes dan Heracles.

Meski Agrigento sudah dikuasai Romawi pada akhir abad pertama SM, tradisi Yunani tetap dijaga. Bahasa, institusi, dan budaya tetap digunakan, membuktikan keberlanjutan nilai-nilai pendidikan klasik dalam masyarakatnya.

Tim berharap penggalian tahun 2026 akan mengungkap lebih banyak ruang pembelajaran dan prasasti baru. Semua ini akan membantu merekonstruksi kehidupan sosial dan pendidikan di gymnasium kuno Agrigento yang kini bangkit kembali dari bawah tanah.(aj)

Editor : Richard Lawongan
#Yunani #prasasti #Penemuan Kuno #situs sejarah #arkeologi