RADARPAPUA – Hiu Greenland (Somniosus microcephalus) dikenal sebagai vertebrata dengan umur terpanjang di dunia, mampu hidup hingga sekitar 400 tahun.
Baru-baru ini, tim ilmuwan internasional dari Jerman, Denmark, Italia, dan Amerika Serikat berhasil menyusun genom lengkap hiu ini untuk memahami faktor-faktor yang mendukung umur panjangnya.
Penelitian yang dipublikasikan di server pra-cetak bioRxiv ini mengungkap bahwa sekitar 70% dari genom hiu Greenland terdiri dari elemen transposabel, atau yang dikenal sebagai gen 'melompat'.
Biasanya, gen-gen ini dianggap sebagai 'sampah' genetik karena dapat menyebabkan ketidakstabilan genom.
Namun, pada hiu Greenland, gen-gen ini tampaknya telah diadaptasi untuk memperbaiki kerusakan DNA secara efisien, memungkinkan mereka untuk mempertahankan integritas genom selama berabad-abad.
"Kami menduga bahwa evolusi hiu Greenland telah menemukan cara untuk menyeimbangkan efek negatif dari elemen transposabel dengan memanfaatkan mekanisme mereka untuk memperbaiki DNA," kata Arne Sahm, salah satu penulis studi tersebut.
Baca Juga: Bangkai Paus di British Columbia Menjadi Ekosistem Laut Dalam yang Bertahan Lebih dari 15 Tahun
Selain itu, ukuran genom hiu Greenland yang dua kali lebih besar dari genom manusia juga menjadi faktor penting.
Ukuran ini memberikan lebih banyak ruang bagi gen-gen yang berperan dalam perbaikan DNA dan fungsi-fungsi penting lainnya yang mendukung umur panjang.
Penelitian ini tidak hanya memberikan wawasan baru tentang biologi hiu Greenland, tetapi juga membuka peluang untuk memahami mekanisme penuaan dan perbaikan DNA pada manusia.
Dengan mempelajari bagaimana hiu ini mempertahankan stabilitas genomnya selama ratusan tahun, ilmuwan berharap dapat mengembangkan strategi untuk meningkatkan kesehatan dan umur panjang manusia.
"Studi ini merupakan langkah awal yang penting dalam memahami dasar fisiologi ekstrem hiu Greenland," ujar John Fleng Steffensen, salah satu penulis studi.
"Selain itu, penelitian ini membantu kami menilai keragaman genomik dan ukuran populasi spesies yang rentan ini untuk pertama kalinya."
Dengan habitat di perairan dingin Atlantik Utara dan Arktik, serta pertumbuhan yang sangat lambat, hiu Greenland mencapai kematangan seksual pada usia sekitar 150 tahun.
Faktor-faktor ini, bersama dengan adaptasi genetik unik, berkontribusi pada umur panjang mereka yang luar biasa.(RP)
Sumber : popularmechanics.com
Editor : Via Ponamon