RADARPAPUA - Tim arkeolog dari Universitas Florence bersama mahasiswa Cornell University berhasil menemukan sebuah patung marmer miniatur Hercules berusia sekitar 1.700 tahun di Montaione, Provinsi Florence, Italia.
Temuan ini dijuluki sebagai Hercules dari Valdelsa, menggambarkan sang pahlawan mitologi Yunani lengkap dengan atribut khasnya, meski tanpa kepala aslinya.
Penemuan ini terjadi di lokasi penggalian properti pribadi, ketika seorang mahasiswa arkeologi, Alexander Cooper-Bohler, menemukan fragmen patung tersebut.
Dengan kejelian, ia mengenali bentuk perut patung sebelum alatnya sempat memecahkan marmer kuno itu.
Ia kemudian membersihkannya dengan peralatan gigi hingga akhirnya tiga bagian patung tersebut dapat disatukan secara utuh, kecuali bagian kepala yang hilang.
Patung setinggi 20 inci itu menggambarkan Hercules dalam posisi bersandar, telanjang, memegang tongkatnya, dan dikelilingi piala kemenangan dari “12 pekerjaan” yang terkenal dalam mitologi Yunani.
Di antaranya kulit singa Nemea dan kepala banteng Kreta yang digambarkan secara rinci pada bagian kaki patung—detail yang dianggap langka oleh para pakar.
Menurut pengawas Arkeologi, Seni Rupa, dan Lansekap Florence, Antonella Ranaldi, penemuan ini memberikan kejutan dan kebahagiaan tersendiri bagi tim.
“Arkeologi tidak pernah berhenti memberi kejutan. Temuan seperti ini menghidupkan kembali imajinasi kita terhadap masa lalu,” ujar Ranaldi.
Para ahli memperkirakan patung ini berasal dari periode Kekaisaran Romawi pertengahan hingga akhir, sekitar abad ke-3 hingga ke-4 Masehi.
Dengan keberadaan dua makhluk mitos pada patung ini dan kisah perjuangan Hercules lainnya seperti merebut apel emas, menangkap Cerberus, serta membersihkan kandang kuda Raja Augeas penemuan ini menjadi titik penting dalam studi ikonografi Yunani-Romawi.
Bagi Cooper-Bohler, momen ini tak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menghidupkan kembali alasan ia mencintai dunia arkeologi.
“Sensasi menemukan sesuatu yang telah terkubur selama ribuan tahun adalah pengalaman yang tak tergantikan,” katanya.
Temuan ini bukan hanya memperkaya koleksi artefak klasik Italia, tetapi juga membangkitkan kembali rasa ingin tahu generasi muda terhadap sejarah dan mitologi kuno.
Dengan detail unik dan kisah di balik penemuannya, patung Hercules dari Valdelsa kini menjadi simbol kegigihan dalam menggali sejarah manusia.(Sil)
Editor : Prisilia Rumengan