RADARPAPUA - Sebuah penemuan arkeologis di Swedia mengungkap artefak tanduk rusa berusia sekitar 7.500 tahun yang digunakan sebagai kapak perang dan kemudian diubah menjadi harpun untuk menangkap ikan.
Artefak ini ditemukan di situs Strandvägen, dekat Sungai Motala, yang merupakan bagian dari pemukiman komunitas Mesolitik pada periode antara 5.800 hingga 5.000 SM.
Menurut penelitian yang dipublikasikan pada April 2025, artefak tersebut awalnya berfungsi sebagai kapak dengan ornamen diagonal yang rumit.
Setelah mengalami kerusakan, permukaannya dipoles ulang dan dihiasi dengan pola baru berupa garis-garis longitudinal dan diagonal yang menunjukkan keterlibatan lebih dari satu individu dalam proses pengukiran.
Baca Juga: Mengungkap Rahasia Penyebaran Pertanian: Peran Penting Interaksi Manusia
Setelah masa penggunaannya sebagai kapak, artefak ini diubah menjadi harpun, yang ditunjukkan oleh tanda-tanda keausan dan modifikasi pada tepinya.
Akhirnya, artefak ini sengaja ditempatkan di dasar sungai bersama dengan artefak lain seperti jarum tulang, bilah kapak batu, dan fragmen tengkorak manusia, menunjukkan praktik ritual atau persembahan oleh komunitas tersebut.
Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya simbolisme dan penggunaan ulang alat dalam budaya Mesolitik di Skandinavia.
Artefak ini tidak hanya berfungsi sebagai alat praktis tetapi juga memiliki nilai ritual dan simbolik yang mendalam bagi komunitas pemburu-pengumpul pada masa itu.(RP)
Sumber : livescience.com
Editor : Via Ponamon