Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Koleksi Manik-Manik Kuno Terbesar di Dunia di Makam Zaman Perunggu Spanyol

Via Ponamon • Senin, 28 April 2025 | 10:15 WIB

Ilustrasi manik-manik (Freepik)
Ilustrasi manik-manik (Freepik)

 

RADARPAPUA – Sebuah penemuan arkeologis luar biasa terjadi di Spanyol, tepatnya di situs Tholos de Montelirio, dekat Seville.

Di sana, para peneliti menemukan lebih dari 270.000 manik-manik kuno yang diperkirakan berusia sekitar 5.000 tahun.

Temuan ini menjadi koleksi manik-manik terbesar yang pernah ditemukan dalam satu makam.

Makam yang dikenal dengan sebutan "Makam Wanita Gading" ini awalnya ditemukan antara tahun 2010 dan 2011.

Namun, penelitian intensif terhadap koleksi manik-manik tersebut baru dilakukan selama lima tahun terakhir.

Para peneliti mengungkapkan bahwa sebagian besar manik-manik tersebut terbuat dari cangkang laut, terutama dari keluarga Pectinidae dan Cardiidae.

Selain itu, terdapat juga manik-manik yang terbuat dari batu dan tulang hewan.

Baca Juga: Koleksi Koin Langka Masa Harold I dan Edward the Confessor Ditemukan di Situs Pembangunan Pembangkit Listrik

Proses pembuatan manik-manik ini memerlukan waktu yang sangat lama. Menurut penelitian, dibutuhkan sekitar 206 hari kerja untuk memproduksi seluruh koleksi manik-manik tersebut, dengan asumsi sepuluh orang bekerja delapan jam sehari.

Hal ini menunjukkan betapa berharganya manik-manik tersebut bagi masyarakat pada masa itu.

Manik-manik ini ditemukan menghiasi pakaian yang dikenakan oleh sebagian besar jasad perempuan yang diperkirakan berusia antara 18 hingga 34 tahun saat meninggal.

Penataan manik-manik tersebut membentuk berbagai pola, seperti tunik, rok, dan bentuk lainnya.

Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa pakaian yang dihiasi manik-manik ini mungkin menjadi indikator status sosial tinggi bagi pemakainya.

Salah satu contoh yang menarik adalah individu yang dikenal sebagai UE343. Wanita ini berusia antara 24 hingga 32 tahun saat meninggal dan ditemukan mengenakan tunik manik-manik yang diletakkan di lokasi yang menonjol dalam makam.

Hal ini mengindikasikan bahwa dia mungkin memiliki status sosial yang sangat tinggi dalam masyarakat pada masa itu.

Baca Juga: Tanduk Rusa Berusia 7.500 Tahun Ditemukan di Swedia Ternyata Digunakan Sebagai Kapak Perang dan Harpun oleh Pemburu Zaman Batu

Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang peran perempuan dalam masyarakat Zaman Perunggu di Iberia.

Manik-manik tidak hanya berfungsi sebagai perhiasan, tetapi juga sebagai simbol status dan kekuatan sosial.

Temuan ini juga menyoroti pentingnya perhiasan dalam praktik pemakaman dan bagaimana benda-benda tersebut dapat mencerminkan struktur sosial dan budaya suatu masyarakat pada masa lalu.

Dengan temuan ini, para peneliti berharap dapat menggali lebih dalam tentang kehidupan sosial dan budaya masyarakat Zaman Perunggu di Iberia, serta memahami lebih lanjut tentang peran perempuan dalam konteks sejarah tersebut.(RP)

 

Sumber : popularmechanics.com

Editor : Via Ponamon
#Manik manik kuno #Perempuan #status #sosial #makam Zaman Perunggu