Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Gaya Seni Cadas Baru Ditemukan di Australia Ungkap Sejarah Aborigin

Prisilia Rumengan • Rabu, 30 April 2025 | 00:09 WIB

Bentuk naturalistik linier yang disempurnakan dengan ciri garis luar yang sederhana dan berkesinambungan serta tidak adanya isi.
Bentuk naturalistik linier yang disempurnakan dengan ciri garis luar yang sederhana dan berkesinambungan serta tidak adanya isi.

RADARPAPUASebuah studi terbaru yang dipimpin oleh Dr. Ana Paula Motta mengungkap gaya seni cadas baru di wilayah timur laut Kimberley, Australia. Gaya ini dinamakan Linear Naturalistic Figures (LNF) dan ditemukan di 22 situs pada wilayah aliran sungai Drysdale dan King George. Temuan ini bagian dari proyek besar "Kimberley Visions."

Awalnya, motif LNF dianggap sebagai bagian dari gaya kuno Irregular Infill Animal Period (IIAP), yang berasal dari 17.000 hingga 13.000 tahun lalu. Namun, setelah analisis mendalam, LNF dinilai lebih muda dan memiliki ciri berbeda: garis sederhana, sedikit atau tanpa isian, dan pose statis dalam tampilan samping.

Berbeda dari IIAP yang menggambarkan hewan dengan warna penuh dan gaya dinamis, LNF justru tampil lebih minimalis. Hewan yang sering digambarkan adalah makropoda seperti kanguru dan walabi, baik dalam bentuk geometris maupun naturalistik. Beberapa motif bahkan menggambarkan detail anatomi dengan cukup akurat.

Motif LNF ditemukan menindih gaya seni kuno seperti IIAP, Gwion, dan Static Polychrome, tapi berada di bawah gaya Wanjina yang lebih baru. Ini menandakan bahwa gaya LNF berasal dari periode pertengahan hingga akhir Holosen, yaitu sekitar 5.000 tahun lalu atau lebih muda.

Menurut Dr. Motta, periode ini ditandai oleh stabilisasi permukaan laut, munculnya teknologi batu baru, dan peningkatan keragaman bahasa. Gaya LNF kemungkinan muncul sebagai respons budaya terhadap perubahan lingkungan dan sosial yang cepat di masa itu.

Gambar-gambar hewan ini bukan sekadar seni, tetapi juga simbol spiritual dan sosial. Makropoda tak hanya sumber makanan, tetapi juga bagian dari sistem totemik masyarakat Aborigin, yang mengaitkan hewan dengan hukum, adat, dan kepercayaan leluhur.

Seni cadas LNF kemungkinan digunakan untuk menandai wilayah, menunjukkan identitas kelompok, dan memperkuat hubungan spiritual. Dalam masyarakat yang semakin kompleks dan menetap, motif-motif ini mungkin menjadi alat penting untuk merawat memori kolektif dan menjaga tatanan sosial.(aj)

Editor : Prisilia Rumengan
#prasejarah #seni #arkeologi #Australia