Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Siapa Sebenarnya yang Dimakamkan di Makam Persephone?

Richard Lawongan • Rabu, 30 April 2025 | 09:32 WIB

Maxilla-A (DEM-3233,3410) (tampilan bawah) milik individu yang sama dengan mandibula-A. Sekelompok tiga gigi (geraham kiri 1,2,3) ditemukan terpisah tetapi berartikulasi dengan yang lain.
Maxilla-A (DEM-3233,3410) (tampilan bawah) milik individu yang sama dengan mandibula-A. Sekelompok tiga gigi (geraham kiri 1,2,3) ditemukan terpisah tetapi berartikulasi dengan yang lain.

RADARPAPUA - Sebuah penelitian baru mengguncang dunia arkeologi: jasad dalam Makam Persephone di Yunani ternyata bukan milik Philip II dari Makedonia, ayah dari Alexander Agung. Padahal, selama puluhan tahun, banyak sejarawan meyakini bahwa makam tersebut menjadi tempat peristirahatan terakhir raja terkenal itu.

Penemuan awal makam ini terjadi pada tahun 1977 di Great Tumulus, Vergina, Yunani utara. Kompleks makam tersebut diyakini dibangun untuk keluarga kerajaan Argead—dinasti yang mendirikan Kerajaan Makedonia. Salah satu makam, yang dikenal sebagai Makam Persephone, sempat diduga sebagai tempat dikuburkannya Philip II, istrinya Cleopatra, dan anak mereka yang masih bayi.

Spekulasi itu diperkuat oleh kisah tragis keluarga kerajaan: Philip II dibunuh, diikuti oleh kematian istri dan bayinya, yang diduga dibunuh atas perintah mantan istrinya sendiri demi mempercepat suksesi anaknya ke takhta. Namun kini, fakta ilmiah justru meruntuhkan teori itu.

Tim peneliti dari Eropa dan Inggris melakukan analisis lanjutan menggunakan radiokarbon dan isotop strontium. Hasilnya menunjukkan bahwa jasad pria di dalam makam meninggal di usia 25–35 tahun, jauh lebih muda dari usia Philip II saat wafat. Sedangkan kerangka wanita juga tidak cocok dengan profil Cleopatra.

Yang lebih mengejutkan, di dalam makam ditemukan tulang dari setidaknya enam bayi, yang menurut analisis, dikuburkan beberapa abad setelah dua orang dewasa tersebut. Ini berarti anak-anak itu bukan keturunan langsung dari pasangan yang sebelumnya diyakini sebagai penguasa Makedonia.

Dengan hasil ini, para ilmuwan menyimpulkan bahwa identitas para jenazah di Makam Persephone masih menjadi misteri. Meski belum diketahui siapa mereka, kemungkinan besar mereka adalah tokoh penting dalam masyarakat pada zamannya, mungkin bangsawan atau pejabat tinggi.

Penemuan ini membuka kembali perdebatan panjang tentang asal-usul jenazah di makam kerajaan kuno dan menunjukkan bagaimana teknologi ilmiah modern bisa mengubah pemahaman kita tentang sejarah yang selama ini dianggap pasti.(aj)

Editor : Richard Lawongan
#Yunani #agung #makedonia #alexander #arkeologi #sejarah #persephone