RADARPAPUA - Seorang pria di Finlandia bagian selatan sedang membersihkan tanah di halamannya ketika ia melihat ada besi mencuat dari gundukan tanah. Setelah digali, ternyata itu bukan besi biasa, tapi sebuah pedang tua yang usianya sekitar 1.000 tahun.
Pedang itu sedikit bengkok, memiliki pegangan lurus, dan hiasan di ujung gagangnya mirip dengan pedang yang dulu digunakan oleh tentara Swedia dalam Perang Salib. Para ahli mengatakan pedang ini dibuat antara tahun 1050 hingga 1150 Masehi.
Perang Salib Swedia adalah perang yang terjadi antara tahun 1100 hingga 1300-an. Tujuannya adalah untuk menguasai daerah yang sekarang dikenal sebagai Finlandia. Walau disebut “Perang Salib”, ternyata beberapa cerita tentang perang ini bisa jadi hanya mitos atau dongeng.
Ketika pedang ini diperiksa dengan sinar-X, terlihat ada tulisan di bilahnya yang mungkin berbunyi “dalam nama Yesus Kristus”.
Saat para arkeolog melanjutkan penggalian, mereka menemukan sesuatu yang mengejutkan: sebuah kuburan tua di dekat gereja batu kuno. Ini adalah pertama kalinya ditemukan kuburan dari zaman itu di wilayah Salo, Finlandia. Penemuan ini menunjukkan bahwa kemungkinan besar gereja di daerah itu sudah ada jauh lebih awal dari yang selama ini diperkirakan.
Selain pedang, ditemukan juga benda-benda lain yang diduga berasal dari satu makam, seperti bagian pedang lain, potongan kayu dari peti mati, liontin berbentuk salib, serta sabuk kulit yang dihiasi 30 ornamen dari perunggu berbentuk bunga. Sabuk itu juga memiliki gesper, hiasan kepala hewan, dan bagian pembatas tali. Sisa-sisa kain dari baju orang yang dikubur masih menempel di ornamen perunggu tersebut.
Mereka juga menemukan tulang manusia di lokasi itu. Saat ini, tulang tersebut sedang diteliti untuk mengetahui usia pastinya.
Hingga sekarang, sudah ditemukan delapan makam di sana, tetapi para ahli percaya jumlahnya bisa mencapai belasan hingga dua ratus makam. (*)
Editor : Richard Lawongan