RADARPAPUA - Sebuah penemuan luar biasa terjadi di Pegunungan Westerwald, Jerman, di mana seorang pengguna detektor logam menemukan hampir 3.000 koin dari era Romawi yang terkubur dalam pot keramik yang pecah dan tersembunyi di antara dua batu besar.
Temuan ini sangat mengejutkan karena lokasi tersebut berada sekitar 18 kilometer di luar batas kekaisaran Romawi, jauh dari garis pertahanan Upper Germanic Limes yang membatasi wilayah Romawi dengan suku-suku Jermanik.
Setelah melaporkan temuan ini kepada arkeolog pemerintah di Koblenz, dilakukan penggalian yang mengungkap sekitar 2.940 koin serta lebih dari 200 fragmen perak tipis yang dihiasi motif geometris, semuanya terkubur dalam pot keramik yang kini pecah.
Kebanyakan koin yang ditemukan adalah Antoniniani, mata uang perak resmi Kekaisaran Romawi pada abad ke-3 Masehi, meskipun sebagian besar terbuat dari perunggu dengan lapisan tipis perak di atasnya.
Koin-koin ini menggambarkan potret kaisar Romawi seperti Gordianus III (memerintah 238–244 M) hingga kaisar Gallic Victorinus (memerintah sekitar 269–271 M).
Para arkeolog menduga bahwa koin-koin ini mungkin ditinggalkan oleh kelompok yang bepergian melintasi kawasan tersebut atau mungkin sengaja disembunyikan selama masa kekacauan dan konflik pada abad ketiga.
Baca Juga: Misteri Tengkorak Gabungan di Belgia Ceritakan Hubungan Unik Antara Neolitikum dan Romawi
Pada periode itu, Kekaisaran Romawi sering berhadapan dengan ancaman dari luar dan mengalami ketidakstabilan politik serta sosial yang memengaruhi seluruh wilayahnya.
Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang jaringan perdagangan dan migrasi di kawasan Eropa pada zaman dahulu.
Para arkeolog percaya bahwa koin-koin ini tidak hanya mencerminkan kekayaan masa lalu, tetapi juga mengisyaratkan adanya interaksi antara penduduk lokal dan Kekaisaran Romawi.
Dengan menggunakan teknologi canggih seperti pemindaian CT, para arkeolog berharap dapat menganalisis fragmen perak untuk merekonstruksi bentuk aslinya dan mengungkap lebih banyak informasi tentang fungsi dan konteks dari harta karun ini.
Meskipun banyak pertanyaan yang belum terjawab, penemuan ini menambah pemahaman kita tentang sejarah dan interaksi budaya di Eropa kuno.(RP)
Sumber : livescience.com
Editor : Via Ponamon