RADARPAPUA – Sebuah penemuan arkeologis mengungkapkan kisah masa lalu yang memikat dari Yerusalem.
Para arkeolog menemukan cincin emas berusia 2.300 tahun di Kota Daud, kawasan bersejarah di Yerusalem.
Cincin kecil ini, dihiasi batu permata merah yang kemungkinan garnet, diperkirakan milik seorang anak perempuan yang hidup pada periode Helenistik.
Penemuan ini terjadi di area penggalian Givati Parking Lot, dekat dengan lokasi yang diyakini sebagai tempat Bait Suci kuno.
Baca Juga: Penemuan Batu Asah Viking di Norwegia Menunjukkan Penyebaran Awal Tulisan Rune di Abad Pertengahan
Cincin tersebut ditemukan bersama perhiasan lain seperti anting perunggu, manik emas, dan anting emas bermotif hewan, menunjukkan kemewahan dan standar hidup tinggi masyarakat Yerusalem pada masa itu.
Menurut para peneliti dari Israel Antiquities Authority dan Universitas Tel Aviv, cincin ini kemungkinan dikubur sebagai bagian dari ritual peralihan dari masa kanak-kanak ke dewasa, tradisi yang umum pada periode tersebut.
Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang kehidupan sosial dan budaya masyarakat Yerusalem kuno. (RP)
Sumber : livescience.com
Editor : Via Ponamon