Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Penemuan Lencana Elang Prajurit Abad ke 18 di Chełm Ungkap Jejak Perjuangan Polandia

Prisilia Rumengan • Senin, 26 Mei 2025 | 23:25 WIB

Lencana Elang yang ditemukan (Facebook.com/Lubelski Wojewódzki Konserwator Zabytków)
Lencana Elang yang ditemukan (Facebook.com/Lubelski Wojewódzki Konserwator Zabytków)

RADARPAPUA - Penemuan mengejutkan terjadi di Distrik Hutan Chełm, Polandia timur, ketika dua penggiat deteksi logam menemukan artefak militer langka yang diperkirakan berasal dari akhir abad ke-18, masa penuh gejolak saat Polandia berjuang mempertahankan kedaulatannya.

Pada Mei 2025, Krzysztof Fidler dan Andrzej Kędzierawski sedang melakukan pencarian legal dengan detektor logam di kawasan Kehutanan Góry, komune Rejowiec, Kabupaten Chełm.

Dari tanah hutan yang sepi itu, mereka menemukan pecahan topi militer yang dikenal sebagai shako, lengkap dengan lencana elang dan lempengan kuningan berornamen.

Bagian paling mencolok dari temuan itu adalah lencana berbentuk elang bersayap terangkat, memegang pedang, dan mengenakan mahkota tertutup simbol kebesaran dan perjuangan.

Lencana tersebut berukuran sekitar 12,8 x 11,5 cm, dipaku pada lempeng kuningan setengah melengkung berukuran sekitar 15 x 19 cm. Di bagian belakangnya, terdapat inisial samar “S” dan “M.”

Menurut Profesor Maciej Trąbski dari Universitas Jan Długosz, Częstochowa, lencana ini sangat mungkin dikenakan oleh prajurit infanteri Tentara Mahkota Polandia antara tahun 1791 dan 1794.

Ini merupakan periode penting dalam sejarah ketika berlangsung Perang Pembelaan Konstitusi 3 Mei dan Pemberontakan Kościuszko.

“Burung elang mulai digunakan dalam tutup kepala militer setelah reformasi seragam tahun 1791,” jelas Prof.

Trąbski. Ia menambahkan bahwa bentuk dan ornamen pada lencana ini tidak sepenuhnya mengikuti desain umum, yang mungkin mengindikasikan perintah khusus dari pimpinan resimen tertentu.

Perbandingan dengan koleksi di Museum Angkatan Darat Polandia di Warsawa dan Museum Nasional Kraków menunjukkan keunikan elang Chełm—dari posisi sayap hingga ketiadaan monogram kerajaan “SAR.”

Hal ini mendorong asumsi bahwa lencana ini berasal dari unit grenadier elit, mungkin di bawah pimpinan Jenderal Józef August Iliński atau Mikołaj Czapski.

Penemuan ini juga menarik karena lokasi temuan berada di rute militer bersejarah antara Chełm dan Lublin—jalur yang digunakan dalam berbagai kampanye militer abad ke-18.

Ada kemungkinan kuat bahwa lencana ini terjatuh saat perang berlangsung, menjadi saksi bisu perjuangan keras mempertahankan kedaulatan.

Artefak langka ini akan segera dipindahkan ke Museum Wiktor Ambroziewicz di Chełm, dan menjadi bagian dari koleksi militer yang terus bertambah.

Kehadiran lencana ini tidak hanya memperkaya sejarah lokal, tetapi juga membuka peluang penelitian lebih lanjut tentang kehidupan dan struktur pasukan Polandia pada masa menjelang keruntuhan Persemakmuran Polandia-Lituania.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#perang #Polandia #lencana #elang #arkeologi #Prajurit