Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Kapal Selam Amerika yang Hilang Lebih dari 100 Tahun Ditemukan dalam Kondisi Masih Utuh di Dekat San Diego

Richard Lawongan • Rabu, 28 Mei 2025 | 22:38 WIB

Sebuah rekonstruksi yang dibuat dari foto-foto digital dan data sonar yang mendetail menunjukkan kapal selam AS F-1 yang terbaring di dasar laut beberapa mil dari San Diego.
Sebuah rekonstruksi yang dibuat dari foto-foto digital dan data sonar yang mendetail menunjukkan kapal selam AS F-1 yang terbaring di dasar laut beberapa mil dari San Diego.

RADARPAPUA -
Peneliti berhasil menemukan bangkai dua kendaraan militer yang sudah lama hilang di dasar laut dekat San Diego, Amerika Serikat. Yang pertama adalah kapal selam milik Angkatan Laut AS yang tenggelam pada tahun 1917, dan yang kedua adalah pesawat pelatihan militer yang jatuh pada tahun 1950.

Kapal selam itu bernama USS F-1. Kapal ini tenggelam sangat cepat setelah bertabrakan dengan kapal selam lainnya saat latihan. Akibatnya, 19 orang awak kapal meninggal, dan 3 orang berhasil diselamatkan.

Sebenarnya bangkai kapal selam ini sudah ditemukan sejak tahun 1970-an, tapi baru tahun ini peneliti dari lembaga WHOI dan Angkatan Laut AS datang lagi ke lokasi itu dan memeriksa bangkainya dengan alat canggih.

Karena kapal selam berada di kedalaman lebih dari 400 meter, manusia tidak bisa menyelam langsung ke sana. Jadi peneliti menggunakan kendaraan bawah laut khusus yang bisa dikendalikan dari atas kapal.

Salah satu peneliti, Bruce Strickrott, bilang bahwa alat-alat ini sangat membantu dalam penelitian laut dalam.

Selama pencarian, mereka juga menemukan pesawat militer tua bernama Grumman TBF Avenger yang dipakai untuk latihan di tahun 1950. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan pesawat ini.

Kapal selam F-1 kini berada miring ke kanan di dasar laut dan masih utuh walaupun sudah lebih dari 100 tahun di bawah laut. Tempat ini sekarang dianggap sebagai kuburan perang, jadi para peneliti dan Angkatan Laut tidak akan menyentuh atau memindahkannya, sebagai bentuk penghormatan kepada para awak yang gugur.

Untuk pesawat latih yang ditemukan di dekatnya, Angkatan Laut akhirnya bisa mencatat lokasinya secara resmi, dan memastikan bahwa semua kru selamat saat kecelakaan terjadi. (*)

Editor : Richard Lawongan
#San Francisco #Amerika #Kapal Selam #sejarah