RADARPAPUA - Dulu sekali, antara tahun 1200 sampai 400 Sebelum Masehi, ada sebuah peradaban kuno di Meksiko yang disebut Suku Olmec. Mereka hidup di daerah pantai Teluk Meksiko dan dikenal sebagai masyarakat pertama yang berkembang di sana.
Salah satu hal paling keren yang mereka buat adalah patung kepala raksasa dari batu besar. Patung-patung ini dipahat dari batu basal yang keras dan berat. Bayangkan saja, setiap kepala tingginya sekitar 3 meter (seperti dua orang dewasa berdiri di atas satu sama lain!) dan beratnya sampai 7 ton—seberat seekor gajah!
Patung-patung ini dibuat dengan alat dari batu. Para seniman kuno itu bahkan membuat detail seperti mata, pipi, dagu, dan bibir. Setelah selesai dipahat, mereka mewarnainya dengan cat warna-warni.
Patung kepala raksasa ini ditemukan di beberapa tempat di Meksiko, seperti Tres Zapotes di daerah Veracruz dan kota kuno La Venta. Sampai sekarang, sudah ditemukan 17 kepala raksasa, dan yang menarik—tidak ada yang bentuknya sama! Beberapa memakai mahkota atau hiasan kepala berbeda, dan ini membuat para ahli percaya bahwa masing-masing patung mewakili seorang pemimpin atau raja Olmec.
Sayangnya, para ahli masih belum tahu pasti siapa orang-orang yang digambarkan di patung itu. Tulisan-tulisan kuno Suku Olmec belum bisa dibaca, dan di kota tua San Lorenzo, mereka juga belum menemukan makam raja atau pemimpin.
Ada dugaan bahwa patung-patung ini dulunya digunakan dalam upacara penting, atau dipindah-pindah untuk menunjukkan kekuatan dan perlindungan kota. Misalnya, di kota La Venta, beberapa kepala diletakkan menghadap ke luar kota, seolah-olah menjaga kota dari musuh.
Menariknya lagi, sekitar tahun 900 Sebelum Masehi, beberapa kepala ini dikubur kembali di dalam tanah. Mungkin itu bagian dari upacara untuk mengenang masa lalu atau agar kekuatan sang pemimpin tidak membahayakan setelah ia meninggal. (*)
Editor : Richard Lawongan