Misteri Genetik di Kolombia: Jejak Manusia Purba yang Hilang
Prisilia Rumengan• Rabu, 4 Juni 2025 | 13:50 WIB
Sisa-sisa dua pemburu-pengumpul yang digali di situs Checua di Altiplano, Kolombia
RADARPAPUA - Para ilmuwan mengungkap keberadaan kelompok manusia purba misterius yang hidup sekitar 6.000 tahun lalu di dataran tinggi Bogotá, Kolombia. Temuan ini mengejutkan dunia arkeologi karena mereka tidak berkaitan erat dengan nenek moyang penduduk asli Amerika Utara maupun Amerika Selatan.
Kelompok ini ditemukan melalui analisis DNA kuno dan tercatat hidup di wilayah penting: dekat jembatan darat antara Amerika Utara dan Selatan, jalur yang dilalui manusia saat menyebar ke seluruh benua ribuan tahun lalu.
Namun, nasib mereka masih menjadi teka-teki. Sekitar 4.000 tahun kemudian, kelompok ini menghilang tanpa jejak, digantikan oleh populasi dengan genetik berbeda. Belum diketahui apakah mereka bercampur dengan kelompok lain, bermigrasi, atau punah.
Temuan ini dipublikasikan di jurnal Science Advances dan dianggap terobosan besar oleh para ahli karena menunjukkan bahwa sejarah genetik di Amerika lebih kompleks dari yang diperkirakan sebelumnya.
Penelitian ini menjadi penting karena lokasi Bogotá berada di gerbang menuju benua Amerika Selatan, titik krusial dalam perjalanan migrasi manusia purba. Analisis lebih lanjut bisa membantu melacak keturunan tersembunyi dari kelompok ini di wilayah lain.
Dengan setiap potongan DNA yang ditemukan, ilmuwan kian dekat dalam mengurai sejarah awal manusia di benua Amerika—sebuah kisah yang penuh teka-teki dan masih terus ditulis.(aj)