Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Lebih dari 100 Struktur Prasejarah Ditemukan di Gua Cova Dones Valencia oleh Tim Arkeolog Spanyol Prancis

Prisilia Rumengan • Kamis, 5 Juni 2025 | 14:11 WIB

Stalagmit besar dipotong dan diendapkan kembali untuk memudahkan transit melalui bagian dalam gua. (credit: University of Alicante)
Stalagmit besar dipotong dan diendapkan kembali untuk memudahkan transit melalui bagian dalam gua. (credit: University of Alicante)

RADARPAPUA - Penemuan mengejutkan terjadi di gua Cova Dones yang terletak di Millares, Valencia, Spanyol.

Lebih dari 100 struktur prasejarah yang dikenal sebagai speleofakta ditemukan oleh tim arkeolog dari Universitas Alicante dan Universitas Zaragoza, bekerja sama dalam proyek arkeologi DONARQ.

Struktur ini berupa stalagmit yang sengaja dipecahkan, dipindahkan, dan disusun ulang oleh manusia purba, menunjukkan keterlibatan manusia prasejarah dalam modifikasi lanskap bawah tanah.

Menurut Iñaki Intxaurbe Alberdi, peneliti pascadoktoral dari Universitas Basque Country dan Universitas Bordeaux, temuan ini tersebar di berbagai bagian gua dan menunjukkan pola yang tidak alami.

"Fakta bahwa banyak dari stalagmit yang telah dipecah menunjukkan pertumbuhan kembali kalsit adalah petunjuk kuat bahwa mereka telah dimodifikasi sejak masa prasejarah," jelas Alberdi.

Walau proses penanggalan masih berlangsung, pengamatan visual dan bukti geologis memperkuat teori bahwa modifikasi ini telah dilakukan ribuan tahun lalu.

Para arkeolog memperkirakan bahwa struktur ini kemungkinan memiliki fungsi simbolik, spiritual, atau bahkan praktis.

Beberapa mungkin menjadi penanda, penghalang, atau bagian dari upacara ritual masyarakat kuno.

Fenomena ini juga ditemukan sebelumnya di Gua Bruniquel di Prancis, yang berusia sekitar 175.000 tahun dan dikaitkan dengan Neanderthal.

Di sana, struktur serupa menunjukkan kapasitas berpikir dan organisasi yang luar biasa pada manusia purba.

Namun, Cova Dones tidak hanya mengandung jejak struktur prasejarah. Pada 2023, jurnal Antiquity melaporkan bahwa gua ini menyimpan koleksi seni gua Paleolitik terbesar di pesisir timur Mediterania Semenanjung Iberia.

Lebih dari 100 ukiran dan lukisan ditemukan di dinding gua, menggambarkan berbagai jenis hewan seperti kuda, aurochs (nenek moyang sapi), rusa betina, dan rusa jantan. Seni ini diperkirakan berusia sekitar 24.000 tahun.

Tak hanya itu, penggalian di bagian lain gua mengungkapkan sebuah kuil Romawi yang dilengkapi tulisan Latin dan koin dari masa Kaisar Claudius, yang memerintah antara tahun 41–54 M.

Temuan ini menambah lapisan sejarah yang memperlihatkan bahwa gua digunakan secara berkelanjutan oleh berbagai kebudayaan.

Berdasarkan penemuan-penemuan ini, para peneliti menyimpulkan bahwa Cova Dones bukan hanya tempat perlindungan atau tempat tinggal sementara, tetapi juga memiliki makna simbolik dan upacara yang penting.

Gua ini menjadi saksi ribuan tahun interaksi manusia dengan lingkungan bawah tanah, dari masa prasejarah hingga zaman Romawi.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#Prancis #SPANYOL #gua #arkeolog #penemuan #bersejarah #struktur #sejarah